Bibliografi/Daftar Isi Perpustakaan-Online Genosida / Peristiwa 1965 – 1969

Bukan Cuma Angka, Mereka Bernama dan Sepenuhnya Manusia

 

 

“…tidak tahu, tidak mau tahu, pura-pura tidak tahu atau – inilah yang tragis – takut untuk tahu.. Hersri Setiawan

 

Situs Literasi (Online) Genosida 1965-1966 adalah situs terlengkap dengan 440 ‘entry’  (dan masih akan terus ditambahkan). Tentu kami tidak menyimpan ratusan Disertasi, Tesis, Paper Ilmiah, Artikel Opini, Berita dan bahan literasi lainnya, kami hanya memberikan petunjuk arah dengan menghimpun dan menghubungkan pembaca dengan lini-link publikasi online yang tersebar di dunia maya. Selain itu situs ini adalah satu-satunya situs yang menghimpun dokumentasi ratusan karya rupa dari puluhan seniman Indonesia terkait Genosida 65. Kami juga melengkapi situs ini dengan himpunan film/video serta karya seni lainnya

 

*Dalih Pembunuhan Massal* menegaskan hal yang sangat penting, bahwa G-30-S disalahtafsirkan secara sengaja, dipelintir dan dihadirkan kembali secara salah pula agar menjadi dalih untuk melancarkan operasi pembasmian yang menjadi salah satu kengerian terbesar dalam sejarah modern dunia.

Hilmar Farid dalam G-30-S dan Pembunuhan Massal 1965-66

https://indoprogress.com/2008/04/g-30-s-dan-pembunuhan-massal-1965-66/

 

 

Simak juga Menyingkap Misteri Membangun Empati : G30S Sebagai Dalih Pembantaian Massal 1965-1966 – Budiawan

http://www.sejarahsosial.org/2008/04/08/menyingkap-misteri-membangun-empati-g30s-sebagai-dalih-pembantaian-massal-1965-66/

 

 

*’Dalih Pembunuhan Massal* adalah buku yang ditulis oleh John Rossa. bisa diunduh di http://johnroosa-dpm.blogspot.co.id/p/unduh.html?m=1

lawan propaganda orba, bongkar sejarah (berseragam) palsu. ungkap kebenaran, tegakkan keadilan [menolak bungkam, menjadi saksi] 

 

7483a-perpustakaan2bonline

 

 

Pengantar 

Memahami Fakta Sejarah VS HOAX/Penggelapan Sejarah G30S 1965 dan Setelahnya Dalam 10 Menit.[Sebuah Langkah Awal] 

Sejarah,Peristiwa 1965, Kisah Keluarga dan Kaum Muda [9 Video Testimoni Dalam 28 Menit] 

Pulang Ke Rumah Sejarah : Pelurusan & atau Penjernihan & atau Penulisan Ulang (Video Kuliah Asvi Warman Adam-Hilmar Farid-Bonnie Triyana-JJ Rizal Dalam 50 Menit) 

Lima Tonggak Historiografi G30S (1965-2018) 

Info Grafis  10 Kejahatan Kemanusiaan dan Genosida Dalam Peristiwa 1965-1966 [Vonis Majelis Hakim Sidang Rakyat Internasional 1965] 

********

PUTUSAN AKHIR MAJELIS HAKIM INTERNATIONAL PEOPLE’S TRIBUNAL 65 

Putusan IPT 1965 : Indonesia Lakukan Genosida [Memahami Lebih Jauh ABC Genosida]

*** Warisan Intelektual Raphael Lemkin : Konsep Genosida dan ‘Konvensi Genosida 1948’ [The Legacy of Raphael Lemkin] 

**** 10 Tahapan Genosida Menurut Gregory H. Stanton [Genocide Watch] 

*** ‘Modernity and the Holocaust’, : MengenaliKarya Masterpiece Zygmunt Bauman 

Preseden Genosida Politik (Politicide) 1965-1966 dan Urgensi Amandemen Konvensi Genosida 1948

SUHARTO, RANTAI KOMANDO DAN KETOK PALU KEJAHATAN GENOSIDA 1965

Negara Jangan Cuci Tangan : Stop Mengkambinghitamkan Amuk Massa (Konflik Horisontal) dan Menyangkal Keterlibatan Negara (Konflik Vertikal)

THE SHADOW PLAY DAN / CIA REGIME IN INDONESIA : KETERLIBATAN PEMERINTAH AMERIKA SERIKAT DALAM GENOSIDA 65-66

Putusan Sidang IPT 1965 Terkait Kekerasan Seksual Yang Sistemik Dalam Genosida 1965-1966

Kotak Pandora Dokumen Rahasia AS tentang G30S, Penggulingan Soekarno dan Genosida 1965-1966

Genosida Politik 1965-1966, Kudeta, Penjarahan Kekayaan Alam dan Penjajahan Baru

Ekonomi Politik Genosida 65-66 : Tak Hanya Ratusan Ribu Kepala, Proklamasi 17-8-1945 Pun Ditebas (kumpulan artikel)

Jejak Hitam Rezim Teror dan Penghilangan Paksa Orde Baru Soeharto

CIA ‘Death Lists’ : CIA Menyiapkan Daftar Ribuan Pimpinan dan Kader PKI Untuk Militer Indonesia 

Jejak CIA Dalam Pusaran Perang Dingin, Penggulingan Sukarno dan Genosida 1965-1966 

Keterlibatan Pemerintah Inggris dalam Penggulingan Sukarno dan Kejahatan Kemanusiaan –Genosida 1965-1966

Keterlibatan Pemerintah Australia dalam Kejahatan Kemanusiaan dan Genosida 1965-1966

Frank Palmos Jurnalis Australia Saksi Mata Genosida 1965 [dan bagaimana sikap media Australia terhadap Genosida 1965

Keterlibatan ‘Jerman’ dalam Genosida 1965 dan Peran Agen Rahasia Oebsger-Roder (Mantan Perwira Nazi) di Indonesia

Selandia Baru Diam-diam Mendukung Kudeta Militer 1965Sejalan Dengan Keterlibatannya Dalam Konfrontasi Indonesia-Malaysia

Peristiwa 1965 : Persepsi dan Sikap Jepang – Kuliah Umum dan Buku Prof Aiko Kurasawa 

Perang Dingin, Politik Luar Negeri Amerika Serikat vis a vis Soekarno dan Genosida Politik 1965-1966

IPT 1965, Kesaksian Kingkin Rahayu : KekerasanSeksual dan Keterlibatan Akademisi UGM Dalam Penyiksaan / Genosida Politik 1965 

IPT 1965, Kesaksian Martin Aleida : Saya Menemukan Penjara yang Lebih Besar dari Sekadar Satu Sel I Genosida Politik 1965 –

IPT 65, Kesaksian Dari Sidang : Sembilan tahun menjadi budak di Pulau Buru; Pembunuhan Massal di NTT Dikomandoi TNI; Hingga Kekerasan Seksual

[Sidang Mahmilub G30S] Asvi : Jelas targetnya,melenyapkan mereka!* I Genosida Politik 1965-1966

Pledoi dan Eksekusi Mati Sudisman, Muhammad Munir dan Gatot Lestario [Sidang Mahmilub G30S] 

Surat-surat Gatot Lestario : Asa Hingga Eksekusi & Solidaritas Internasional Hingga Melampaui Kematiannya

SUPERSEMAR, KUDETA SUHARTO DAN GENOSIDA 1965-1966

Jika Supersemar Palsu, Apakah Orde Baru Tidak Sah?; Supersemar, Inti Rezim Orde Baru yang Palsu (ulasan tirto.id dan historia.id tentang supersemar)

KUDETA SOEHARTO DAN DE-SUKARNOISASI : SUKARNO TELAH DIBUNUH DUA KALI! 

‘Mutilasi’ Marhaenisme : Pembersihan Ajaran Pemimpin Besar Revolusi Bung Karno

Willem Oltmans : Dibalik keterlibatan CIA, Sahabatku Soekarno Dikhianati

Lima Versi/Tesis pelaku PeristiwaG30S dan Sintesa John Rossa Melalui Buku Dalih Pembunuhan Massal

lampiran

Dokumen-dokumen Resmi Terseleksi Terkait Gerakan 30 September (G30S)

Berapa Jumlah Korban Pembantaian Massal 1965-66? [Bukan Cuma Angka, Mereka Bernama dan Sepenuhnya Manusia]

Tapak Tilas Situs-situs Genosida Politik 1965-1966 di Jakarta Raya

SITUS-SITUS / JEJAK ‘GENOSIDA POLITIK65’ DI SURAKARTA

Sebuah Studi Kekerasan Massal 1965-1968 di Semarang : Dari Gedung Sarekat Islam, Kuburan Massal Mangkang hingga Sekolah Tionghoa Karang Turi 

[Situs Genosida Yogyakarta]  Benteng Vredeburg, Gedung Jefferson, UGM Hingga Luweng  Grubug

Operasi Trisula: Pembantaian atas Anggota dan Simpatisan PKI di Blitar Selatan  

Situs Genosida’65 Bali : Suara Senyap Ladang Hitam Pembantaian

Kompilasi/ Kumpulan Film Dokumenter dan Berita Seputar Genosida 1965-1966 di Bali  

Peluit Poncke Princen Dari Ladang Pembantaian Purwodadi : Suara Subversif Pertama ‘Menantang’ Orde Baru (dan temuan terbaru 16 titik kuburan massal di Purwodadi

[Situs Genosida]Jejak Senyap Kekerasan Politik dan Budaya di Banyuwangi 

[Situs Genosida Surabaya] : Jejak Merah danTumpasnya di Kota Pahlawan

Memori-Memori Terlarang dan Kekerasan Yang Masih Dirahasiakan (Situs Genosida ’65 NusaTenggara Timur)

Penumpasan PGRS/PARAKU, Komunisme dan Pembersihan Etnis Tionghoa di PedalamanKalimantan Barat 1967

Mozaik Jejak Genosida Politik 1965-1966 di Kalimantan Tengah dan Selatan

Jejak Partai Komunis Indonesia (dan Gerakan Buruh Kiri), Penumpasan dan Pengasingan Amborawang di Kalimantan Timur

[Situs Genosida] Jejak Jagal dan Suara Senyap Genosida Politik 1965-1966 di Sumatera Utara

[Situs Genosida] Puisi Senyap, Pilu,Genosida di Tanah Atjeh/Aceh 1965-1966

(Situs Genosida) Kesaksian Yoseph Tugio Taher : Kebiadaban Rezim Suharto di Sumatera Barat dan Riau 

[Situs Genosida Sumatera Selatan] Pulau Kemaro dan Sungai Musi, Salah Satu Monumen/Jejak Genosida 1965-1966

Dan LANGITPUN BERPALING* (SitusGenosida di Sulawesi Tenggara)

[Situs Genosida] Menggoreng Kanigoro Affair Merayakan Teater Pembantaian di Alun-Alun Kediri l Genosida Politik 1965-1966 

Kekerasan Anti-Tionghoa dan Anti-RRC Dalam Sejarah Gelap Genosida Politik 1965-1966

Red River (Kali Mayit) 1965-1966 : Tubuh-tubuh Tak Bernyawa Mengalir Sampai Jauh, Akhirnya ke Laut

Kuburan Massal ‘65 (The Killing Field) Luweng Grubug,Jomblang, Ombo, Mloko, Tikus Hingga Jurang Tangis dan Watu Rongko

Berziarah di Tanah Merah (Ziarah Situs Genosida di Boyolali, Sukoharjo, Pati, Surabaya, Blitar) – Agan Harahap

Syawal Itu Merah : Ziarah Luka Lintas 11 Kabupaten di Jawa Tengah dan Timur 

Kamp Perbudakan Pulau Buru : Nyanyi SunyiSeorang Bisu Buat Tanah Air Beta

Kamp Pengasingan Pulau Nusakambangan : Jenderal Soeharto dan Golkar Di Pundak Tapol! / Genosida Politik 1965 

KERJA PAKSA –‘PERBUDAKAN’ TAPOL 65 DI JAMAN ORDE BARU SUHARTO

Jejak Sunyi Kamp Pengasingan Moncongloe (*Tempat yang Tinggi)

Ziarah Sunyi Lukas Tumiso Ke Pulau Pengasingan (37 Tahun Berlalu, Aku Kembali Ke Buru)

Genosida Intelektual 1965 dan Perampasan 16 Institusi Pendidikan ‘Kiri’

Perburuan dan Pemberangusan Bapak Ibu Guru dan PGRI Non Vaksentral (PGRI NV) 

Ikatan Pemuda Pelajar Indonesia : Pohon Kecil itu tak bisa melawan badai yang menerpanya. Tumbang * Kesaksian Tapol 65 eks Pimpinan/Kader IPPI

Dr Busono Wiwoho (UGM), Prof Dr. TjanTjoe Siem dan Prof Dr. Tjan Tjoe Som (UI), Dr Gunawan Wiradi (IPB) dan Genosida Intelektual Paska 1965

Tujuh Gubernur Sukarnois yang Dituduh Terlibat PKI dan Disingkirkan. Satu orang diculik dandihilangkan, Satu Mengalami Persekusi Massa!

Penyingkiran dan Pemenjaraan 21 Menteri Loyalis Sukarno PaskaG30S dan Supersemar 

Penghancuran PNI Loyalis Sukarno/Nasionalis-Radikal (PNI Ali Sastroamidjojo – Surahman) dan Penyingkiran Kaum Marhaenis

Pembunuhan Massal dan Kuburan Korban 1965 Benar Ada (kompilasi narasi korban) 

SITUS MEMORABILIA DAN INGATAN SEJARAH GENOSIDA 65 (KUBURAN MASSAL PLUMBON, WONOSOBO,MASEAN,‘JEMBATAN BACEM’)

[Sejarah Lisan dan Ingatan Sosial] Tahun yang Tak Pernah Berakhir: Memahami Pengalaman Korban 1965 

FITNAH DAN DUSTA KEJI DI BALIK LEGENDA LUBANG BUAYA (DAN GERWANI SEBAGAI KUMPULAN PEMBUNUH DAN SETAN)

Lubang Buaya Hanya Ada Militer dan Kami Hanya Menjalankan Perintah, Jenderal! [Pengakuan Anggota Cakrabirawa]

Umi Sardjono,Sulami, GERWANI, Fitnah Lubang Buaya dan Genosida 65

Salam Cinta dan Harapan dari Taman Bunga Plantungan : Persembahan Indah Zubaedah Nungtjik AR, Mia Bustam, Sri Kayati, Rusiyati, Nurcahya. dkk

SALAM HARAPAN PEREMPUAN-PEREMPUAN PEMENANG KEHIDUPAN (MENJADI SAKSI : PEREMPUAN-PEREMPUANPENYINTAS GENOSIDA POLITIK 1965-1966 )

8 Memoar Perempuan Pejuang dan  ‘Survivor’ Genosida Politik 1965-1966 [Perempuan Penyintas 1965] 

Putmainah Macan Podium Gerwani Blitar : Pengabdian, Plantungan, Rekonsiliasi dan Keteguhan Hati di Jalan Keadilan

Ode Untuk Eyang Sri Sulistyawati, Sang Pemenang Kehidupan : “…dan tak pernah kudengar kata-kata lirih semuanya berapi”** #Penyintas65

Charlotte Salawati : Gerilyawan, Jurnalis, Aktifis Gerwani, Dari Walikota Perempuan Pertama Hingga Anggota DPR 

Perempuan Yang Tertuduh : Kisah Christina Sumarmiyati  Penyintas ’65 Yang TakKunjung Meraih Keadilan 

Kegigihan Pencarian Keadilan Sang Penyanyi Istana Kebanggaan Bung Karno, Nani Nurani #Penyintas65 

Jejak Mengesankan Penulis Perempuan S. Rukiah dan Sugiarti Siswadi yang “Dihilangkan”

Panti Jompo Waluya Sejati Abadi : Rumah Persaudaraandan Api Semangat Mantan Tapol 1965 

Rindu Kelana Sitor Situmorang :”Membaca Otobiografi Sitor, Merenungkan Perkembangan Bangsa” 

Harsutejo :Mengenang Malam Jahanam(G30S) dan Jejak Hitam Suharto (penulis buku G30SSejarah yang Digelapkan &Kamus Kejahatan Orba)

EKS TAPOL 1965: DARI OEY HAY DJOEN, SIAUW GIOK TJAN, TAN SWIE LING HINGGA OEI HIEM HWIE

Jejak Langkah Oey Hay Djoen [Tapol 001] : Dari Gerilyawan Kota, Parlemen, Buru hingga Buku (1929-2008)

Tan Swie Ling :”Riungan dan Tegar Hati, Bekal Bertahar di Tengah Kegilaan”* lGenosida Politik 1965-1966

Jejak Yang Dihilangkan : Sumbangsih Siauw GiokTjhan dan Baperki I Genosida Politik 1965-1966 

HERSRI SETIAWAN :DEBU SEJARAH PENYERU PEMERDEKAAN DARI KEBODOHAN DAN RASA TAKUT

Hasan Raid : Perjuangan Seorang Muslim Komunis 

Batu Karang Luka :Dari Imam Muhaji, Tan Swie Ling, Putmainah, Luh Sutari, Antonius P Rahardjohingga Basuki Resobowo

Jejak Seniman LEKRA Bachtiar Siagian Yang Dilenyapkan : Dari Drama Batu Merah Lembah Merapi,Film Tunrang hingga Violetta

Rivai Apin : Penghilangan Jejak Susastra,Lekra dan Sang ‘die hard’ Pulau Buru  

Rangsang Detik & Jejak Penyair Serta Penggerak Kebudayaan Rakyat A.S. Dharta, Klara Akustia dan Jogaswara 

Penyair H.R. Bandaharo Menempuh Jalan Rakyat :”Tak seorang berniat pulang, walau mati menanti” 

INDONESIAN MINISTER CAUGHT IN A COLD-WAR CLASH* (TRAGEDI MENTERI LUAR NEGERI INDONESIA**DR. SOEBANDRIO)

Kesaksian Heru Atmodjo tentang G30S (Bunga Bangsa yang Makamnya Dipindah Paksa dari TMPKalibata)

Joesoef Isak Sang Demokrat Sejati : Jangan Berhenti Melawan!

[Memoar Misbach Tamrin] KERJA MANUSIA DAN MATAHARI -Sudut-sudut Cerita Masa Silam (bagian I) l Genosida Politik 1965-1966

[Memoar Misbach Tamrin] KERJA MANUSIA DAN MATAHARI -Sudut-sudut Cerita Masa Silam (bagian II) l Genosida Politik 1965-1966

‘Kembalinya Mata’ Mardadi Untung, Pelukis Alumni ASRI, Penjara Pemalang, Pulau NusaKambangan dan Buru.

Nyanyi Sunyi Seorang Bisu (‘Biografi’ – Jejak Langkah Pramoedya Ananta Toer)

PUTU OKA SUKANTA : MENULIS ADALAH PERJUANGAN UNTUK HIDUP

SUBRONTO K. ATMODJO : KOMPOSER PENDUKUNG FANATIK SOEKARNO LULUSAN (CUM LAUDE) SEKOLAH TINGGI MUSIK HANNSEISLER DAN PULAU BURU

Subronto Kusumo Atmodjo dan Michiel Karatem :Eks-Tapol 65 Pencipta Lagu Gerejawi Untuk Kidung Jemaat (KJ) dan PelengkapKidung Jemaat (PKJ)

Dalang (Tapol) Ki Tristuti Rachmadi Suryosaputro : Penderitaan Sebagai ‘Jalan”‘, Seperti Bima dalam Lakon Bima Suci

Tri Ramidjo – Alumni Digul dan Pulau Buru : TAK ADA KATA PUTUS ASA DALAM KAMUS HIDUPKU

NESTAPA EKSIL1965, KLAYABAN DI ‘PENGASINGAN’

KLAYABAN DI NEGERI ASING : kISAH PARA EKSIL 1965 DI UNI SOVYET (RUSIA)

Carmel Budiardjo: Survivor Gulag Indonesia (65), Peraih Penghargaan the Right Livelihood Award,Putri Sulung Bangsa Papua, Tjut dan Bintang Timor Leste

Francisca C. Fanggidaej, Perempuan Revolusioner [#Eksil1965]

Eksil Eyang Jono (Soegeng Soejono) : Mereka Menghormati Saya Sebagai Indonesia 

Utuy T. Sontani :Raksasa DramaturgTerbesar di Masanya*, Klayaban (Eksil) di Rusia

‘biografi’ Agam Wispi :”tanah dan darah/ memutar sedjarah/ dari sini nyala api/ dari sini damaiabadi”

Umar Said: Pejuang Kemanusiaan Dengan Pena dan Restoran Koperasi Indonesia [Eksil ’65]

Sukrisno, Djawoto, Mohamad Ali Chanafiah, Soeraedi Tahsin, A.M Hanafi : Eks Duta Besar IndonesiaYang Klayaban Sebagai Eksil Paska Gestok dan ‘Kudeta’ Soeharto

A.M Hanafi  : Buangan Politik Menggugat Kudeta Jenderal Soeharto (Dari Pemuda Revolusioner Menteng31, Dubes RI untuk Kuba hingga Buangan Politik) #eksil65 

Djawoto : Karena Prinsip dan Penentangannya Terhadap ‘Kudeta’ Soeharto, Ia Meninggalkan Jabatan Duta Besar Indonesia untuk RRT dan Mongolia #Eksil65

Waruno Mahdi : “Saya tak punya tempat ke mana saya pulang….Berangkat, ya, ke mana-mana…”** #Eksil1965 

Mengubah Kesedihan Menjadi Kekuatan : Sarmadji, Buku dan Pusat Dokumentasi Indonesia (Perdoi) #Eksil65 

‘Locked Out?” : Sastra (dan Literatur) Eksil Indonesia

AMANAT KONSTITUSI YANG TERPENGGAL : UUPA, LANDREFORM, GERAKAN TANI DAN GENOSIDA 65

Mem PKI-kan Petani, Menjarah Tanah :Kekerasan dan Perampasan Tanah Pasca (Genosida) 1965 

Hantu-hantu Komunis dan Desa Yang Hilang : Puisi-puisi Astaman Hasibuan Dari Padang Halaban

Melacak Jejak Militansi Perjuangan Sarekat Buruh Perkebunan Indonesia (SARBUPRI) danKehancurannya l Genosida Politik 1965-1966

Penghancuran Gerakan Buruh dan Penghilangan May Day,Sejarah dan ‘Ingatan Revolusi’ I Genosida Politik 1965-1966

Kotak Pandora (Jejak) Suara (Senyap) Harian Rakjat [Sejarah yang Dihilangkan]

Peristiwa Perpindahan Agama Secara Massal Pasca 1965 Sebagai Strategi Bertahan Hidup 

LEKRA, SASTRA DAN 1965

Melacak Jejak Lekra (yang dihilangkan) Dalam Seni Pertunjukkan Indonesia : Dari Ludruk, Ketoprak, Wayang, Reog Hingga Teater Modern

Kesenian (Seniman) Rakyat dan Genosida 1965-1966: Studi Kasus Pembungkaman Lagu Podho Nginang, Tari Buncisan, Bantengan dan Jaranan 

MENGGULINGKAN SOEHARTO SEKALI LAGI : SUARA MEREKA YANG KALAH, SUARA MEREKA YANG MENOLAK TAKLUK

Membongkar‘Pembenaran’ Genosida1965 dan Kekerasan Budaya Orde Baru (Mengenang WijayaHerlambang)

HANTU-HANTU GENTAYANGAN : KAPAN KAMBUHNYA BAHAYA ‘PALU ARIT’?

PERMINTAAN MAAF WALI KOTA PALU KEPADA KORBAN PERISTIWA 1965 DAN JALAN TERJAL INISIATIF LOKAL

PENISANAN KUBURAN MASSAL 65-66 PLUMBON SEMARANG : MBAH KELIK MERINDUKAN ‘REKONSILIASI RUH’

Gus Dur, Maaf, Rekonsiliasi dan Ketetapan MPRS No. XXV Tahun 1966

LUKA BANGSA ‘1965’ : WARISAN GUS DUR, SYARIKAT INDONESIA DAN REKONSILIASI KULTURAL DI AKAR RUMPUT

Artikel Aan Anshori,Muhammad Al-Fayyadl, Roy Murtadho Tentang “Kiri, Islam dan Genosida1965-1966”

Membayangkan Napak Genosida 1965-1966, Menyimak Pengalaman Napak Reformasi Yang Dirintis oleh Komnas Perempuan

Buku Sejarah, Film, Museum dan Taman Makam Pahlawan Sebagai Alat Propaganda (kumpulan artikel Tirto) 

Salatiga Kota Merah, Tribunal 1965 hingga Suara Yang Dibungkam [Melacak Suara Pers Mahasiswa terkait Genosida 1965]

Semai Phala – Rekonstruksi Sosial Korban Tragedi Nasional 1965 di Solo, Pati dan Bali 

Perjuangan Panjang Meraih Keadilan : Mencatat Kemenangan-kemenangan Kecil Penyintas 1965 di Ranah Hukum dan Politik 

Kampanye/Advokasi Melalui Petisi Online Terkait Genosida 1965-1966 

 

******

Lima Tonggak Historiografi G30S (1965-2018) 

(5 Buku Terbaru ‘2018’ Tentang Genosida 1965-1966) ‘The Killing Season’; ”The Army and the Indonesian Genocide’; ‘The End of Silence’ 

Podcast ‘New Books on Indonesian Genocide Studies’ : Wawancara dengan para peneliti / akademisi yang menerbitkan buku tahun 2018  

[3 Dokumen Kunci dan Komprehensif] Kejahatan Kemanusiaan dan Genosida 1965 (-1969)

[ARSIP ‘GENOSIDA POLITIK’] TAP MPRS NO IX/1966 ,NOXXV/1966; NO XXVI/1966; NO XXXIII/1967 ,NO XLIV/MPRS/1968 

[ unduh] KUMPULAN TESIS-DISERTASI, DAN EBOOK LAINNYA TERKAIT GENOSIDA 1965

JEJAK KIRI DAN GENOSIDA 65-66 (SKRIPSI THESIS SANATA DHARMA) 

(dwi bahasa) JOURNAL “THE 1965 COUP IN INDONESIA: QUESTIONS OF REPRESENTATION 50 YEARSLATER” – LITERARY STUDIESCONFERENCE SANATA DHARMA

[unduh] Journal of Genocide Research Vol 19 : Resume Riset-riset Akademik Termutakhir Terkait Genosida 1965-1966 (1965 Today: Living with the Indonesian Massacres)

[unduh] Resume Riset-riset Termutakhir – MASSACRES OF 1965–1966: NEW INTERPRETATIONS AND THECURRENT DEBATE IN INDONESIA (JOURNAL OF CURRENT SOUTHEAST ASIA AFFAIRS)

The killings of 1965-66 [Inside Indonesia Edition 99: Jan-Mar 2010] 

[Archipel Journal, Paris] : The aftermath of 1965: an Indonesian perspective

Hstory: 1965 and after (Indonesia) -Kumpulan Artikel di Situs Europe Solidaire Sans Frontières 

Seminar “1965 and the IndonesianCoup: Fifty Years on” – Australian Institute of International Affairs 

1965 – Tahun Matahari Tenggelam* [Kumpulan Artikel INDOPROGRESS Terkait Genosida Politik 1965-1966]  

[Jurnal Tashwirul Afkar (Edisi 15 2003)] Peristiwa ’65-’66 :Tragedi, Memori dan Rekonsiliasi  

(book online) Truth Will Out: Indonesian Accounts of the 1965 Mass Violence 

[unduh] Himpunan Ebook “Genocide : Introduction, Perspectives and Politics”

[unduh] Genocide as Social Practice – Daniel Feirstein (*Akademisi/Pakar Terpandang dari Argentina yang Bersama Irene Victoria Massimo Menyusun Dokumen Amicus Curie Untuk Sidang IPT 1965). 

[ebook] The Historical Analysis Of Four Major Crises During The First Two Decades Of The Republic Of Indonesia – Professional Blindness And Missing The Mark (“Tribute to” Professor dr. Wim Wertheim) 

[unduh]UNESCO Ebooks on Education About The Holocaust and Genocide [PDF]  

Seri Kompilasi Kajian Ilmiah Genosida 1965-1966 

Asvi Warman Adam, Baskara T. Wardaya, Ariel Heryanto, Robert CribbAnnie PohlmanJohn RoosaSaksia WieringaKatharine McGregorPeter Dale ScottBenedict AndersonVannessa HearmanJess Melvin, Noam ChomskyBradley Simpson, Geoffrey RobinsonGreg PoulgrainAlex de JongAndre VltchekTaomo Zhou , Soe Tjen Marching

*masih terus ditambahkan

Tinjauan Buku / Resensi (Book Review) Musim Menjagal : Sejarah Pembunuhan Massal di Indonesia 1965-1966 / The KillingSeason – Geoffrey Robinson

Tinjauan/Liputan Media (Resensi) The Army and the Indonesian Genocide Mechanics of Mass Murder – Jess Melvin (Indonesia -Inggris) 

Tinjauan Buku/ Resensi  (Book Review) The End of Silence: Accounts of the 1965 Genocide in Indonesia – Soe Tjen Marching

Tinjauan Buku / Resensi (Book Review) TheContours of Mass Violence in Indonesia, 1965-68 – Douglas Kammen; KatharineMcGregor 

Kronik ’65: Catatan Hari Per Hari Peristiwa G30S sebelum hingga Setelahnya (1963-1971) 

Memahami Fakta Sejarah VS HOAX/Sejarah Palsu G30S 1965 dan Setelahnya Dalam 10 Menit. [Sebuah Langkah Awal] 

Bagaimana Memahami 1965 Melalui Buku (Tim Ultimus) I Genosida Politik 1965-1966

[unduh] Himpunan Ebook ‘1965’ Terbitan Ultimus 

Kita Tak MungkinMemahami Indonesia, Tanpa Memahami Sejarah Kelam Genosida 1965-1966 [CatatanKaki atas “Reading Indonesia: 30 Books That Will Help You Understand theSoutheast Asian Giant”] 

Kompilasi Buku-buku Tentang Genosida 1965 / Peristiwa 1965 / Tragedi 1965 (khusus edisi bahasa Indonesia ) 

‘The Killing Season’; ”The Army and theIndonesian Genocide’; ‘The End of Silence’ (Buku-buku Terbaru ‘2018’ Tentang Genosida 1965-1966)

Dari Lubang Buaya, Aku bukan Jamilah , Penjagal Itu Sudah Mati, Pulang, Bunga Tabur Terakhir hingga Merajut Harkat [Bibliografi Karya Sastra Paska-Soeharto Yang Berlatar ( atau bersinggungan dengan) Peristiwa 1965] 

Jelajah Pustaka ’65 : Mozaik Sejarah, Sastra, Musik, Film (Kompilasi Artikel Jurnal Ruang)

*Bibliografi Peristiwa 1965-1966/ Bibliography on the Events of 1965-66 in Indonesia – John Roosa (*hingga 2009 mencakup sekitar 600 sumber pustaka)

Lawan Mal-Praktek Sejarah [Bibliografi/Daftar Buku terkait Genosida 1965]

(Ensiklopedia) Wikipedia Terkait Pembantaian di Indonesia 1965-1966 (versi Indonesia) dan Indonesianmass killings of 1965–1966 (english version)

Riset-riset Persepsi Publik Tentang Film G30S/PKI, Komunisme dan Kebangkitan PKI (2017)

[unduh] Buku Kontras : Dari Kejahatan Kemanusiaan 1965, Tanjung Priok, Pembunuhan Munir, Panduan HAM Hingga Narasi Korban 

****

Membayangkan Museum Sejarah Genosida 1965 (Genocide Memorial Museum), Menyimak US Holocaust Memorial Museum

Dari Holocaust hingga Genosida 1965-1966 : Perjumpaan, Pertautan, Pembelajaran dan Solidaritas Kemanusiaan Lintas Batas

[Film Dokumenter ] Jalan Menuju Holocaust Nazi dan Genosida1965-1969 (* serta Kamp-Kamp Konsentrasi / Kuburan Massal) 

Musisi Merespon Kebiadaban ‘Holocaust’ : A Survivor from Warsaw Op. 46, Symphony No.13 – Babi Yar, ‘Last Train to Tomorrow hingga DIES IRAE ‘AUSCHWITZ ORATORIUM 

Lorong Holocaust dan Genosida65-66 : Karya-karya Rupa Tentang Kebiadaban Holocaust dan Genosida 1965-1966 

Pembelajaran Genosida Menggunakan Karya Seni Rupa,Puisi dan Foto [Belajar dari The World Holocaust Rememberance Center] 

[Story of Oskar Schindler/Schindler List and China’s Schindlers] ‘Malaikat Penyelamat’ Dari Neraka Holocaust, Nanking Massacre…. Lalu bagaimana dengan Genosida 65-66…… 

**********

Video Dokumenter – Film

[100 Play List Video #Genosida65_66] Jagal, Senyap, Jembatan Bacem, Mass Grave, The Shadow Playing hingga Perempuan & Sang Jenderal vis a vis G30S Versi ORBA

Kado Joshua Oppenheimer Untuk Indonesia : Trilogi ‘The Actof Killing’ (Jagal), The Look of Silence (Senyap), The Globalization Tapes(Tetralogi + Disertasi) 

Sineas Muda dan CLC Purbalingga Membongkar Tabu ’65,Menguak Kebenaran : Kami Hanya Menjalankan Perintah, Jenderal!; Izinkan SayaMenikahinya, Sum Hingga Luka di Merah

Propaganda, Teror, Dendam dan Luka Bangsa (Membedah Film #G30S versi Orba / Film Pengkhianatan G30S/PKI )

Sineas Muda dan CLC Purbalingga Membongkar Tabu ’65,Menguak Kebenaran : Kami Hanya Menjalankan Perintah, Jenderal!; Izinkan SayaMenikahinya, Sum Hingga Luka di Merah

Kado Joshua Oppenheimer Untuk Indonesia: Trilogi ‘The Act of Killing’ (Jagal), The Look of Silence (Senyap), TheGlobalization Tapes (Tetralogi + Disertasi)

Film The Act of Killing (Indonesia) dan Enemies of the People (Kamboja) : Pengakuan Para Jagal, yang “Menang”dan yang “Kalah”

[Film Dokumenter] 40 Years of Silence: An Indonesian Tragedy 

[Film Dokumenter] Shadow Play: Indonesia’s Years of Living Dangerously – Genosida Politik 1965-1966 

Film Dokumenter Lembaga KreatifitasKemanusiaan : Potret Plantungan, Tjidurian 19 Hingga Menyemai Terang Dalam Kelam 

1965 Ingatan Kolektif – Seri Video Film  Kotak Hitam Forum 

Kompilasi/ Kumpulan Film Dokumenter dan Berita Seputar Genosida 1965-1966 di Bali  

[Kompilasi18 Film/Video] Perempuan Penyintas 65, Perempuan Pemenang Kehidupan 

Kisah Paduan Suara Dialita di Layar Kaca : Lewat Lagu Kami Bercerita (DAAI TV); Rising From Silence (NHK World) 

Mozaik Jejak LEKRA [Kompilasi 15 Film Dokumenter-Feature-Wawancara] 

FILM SANG PENARI : MENARI SEMBARI MENUMPANG KERETA SEJARAH…TSUNAMI SOSIAL-POLITIK 1965 TANPA MENYISAKAN LUKA?

**********

Cerita-cerita dari 1965 Indonesia, Dihidupi Setiap Hari #1965setiaphari

INGAT 65 [CERITAKU CERITAMU CERITA KITA TENTANG 65]

Persaudaraan Kiri dan Partai Sekawan : Persahabatan Laurie Aarons (CPA) dan DN Aidit serta M.H Lukman (PKI)  

Rex Mortimer, Olle Törnquist, Max Lane : Kajian Kritis Atas Kegagalan/Kekalahan PKI dan Sukarno, Genosida 1965-66 Hingga Masa DepanGerakan Kiri

3 Analisis (Internal) / Otokritik AtasKekalahan/Kehancuran Partai Komunis Indonesia 

Membikin Terang ‘Ingatan Revolusi, Aksi Massa dan Sejarah Indonesia’ (*) yang Digelapkan

Kaleidoskop Budaya 2017 : Melawan Hegemoni Sejarah Palsu Orde Baru 

PELURUSAN SEJARAH PERISTIWA 1965 :MEMBEBASKAN NARASI SEJARAH DARI KEBOHONGAN ORBA (KUMPULAN OPINI DAN WAWANCARAASVI WARMAN ADAM)

PULANG KE RUMAH SEJARAH : PELURUSAN & ATAU PENJERNIHAN &ATAU PENULISAN ULANG (KULIAH SINGKAT ASVI WARMAN ADAM-HILMAR FARID-BONNIETRIYANA-JJ

Sejarah 1965 : Kurikulum Pendidikan dan Respon Guru Tehadap Wacana Sejarah Alternatif

KULIAH ARIEL HERYANTO : GERAKAN GLOBAL KIRI DALAM PERJUANGAN KEMERDEKAAN RI

SENYAP BUKAN BERARTI DIAM :REKONSILIASI NASIONAL PERISTIWA PASCA GESTAPU ALA GURU SEJARAH

(MEN-) ‘SUBVERSI’  SEJARAH (PRODUK PROPAGANDA ORDE BARU/PALSU) YANG HEGEMONIK DARI BANGKU SEKOLAH

AFTER THE KILLING OF 1965-66 (AND THE FALL OF SUHARTO IN 1998), WHERE IS THE LEFT?

A-Z : MENGENAL (KEBOHONGAN-KEJAHATAN) ORDE BARU

Buku Sejarah, Film, Museum dan Taman Makam Pahlawan Sebagai Alat Propaganda (kumpulan artikel Tirto.id)

Tiga Serangkai Hasjim Rachman, Joesoef Isak, dan Pramoedya Ananta Toer : Hasta Mitra Melawan Orde Baru,Melawan Pembodohan

BUKU KIRI, ULTIMUS DAN BILVEN SANDALISTA 

PRAMOEDYA ANANTA TOER DAN TAKDIR SEJARAH MAX LANE : SEJARAH, 1965 DAN ELAN REVOLUSI INDONESIA(KOMPILASI ARTIKEL)

MELAWAN TABU DAN KEBISUAN, MENSUBVERSI FILM PROPAGANDA HITAM PENGKHIANATAN G30S/PKI 

KESAKSIAN ‘KORBAN’ PROPAGANDA HITAM FILM G30S/PKI YANG  KEMUDIAN TERCERAHKAN.

Peristiwa “Perang Saudara’ Madiun 1948 : Konflik Internal Tentara, Pemberontakan,atau Benturan Kuasa Politik/Ideologi (Inter-) Nasional 

Nasib Tragis Maruto Darusman, Setiadjit dan Abdulmadjid : Eks Mahasiswa dan Aktivis Politik di Belanda, Menteri di Tanah Air dan Tumpas Dilaga Madiun 1948 (Sejarah YangDihilangkan)

Games of the New Emerging Forces 1963 : Ganefo …… Lawan Nekolim, Pantang Mundur! [Sejarah yang Dihilangkan]

[Sejarah Yang Dihilangkan] Mencari Wikana yang ‘Dihilangkan’, Menemukan Kembali Elan ‘Revolusi Pemoeda’..

Warisan Amir Sjarifuddin  : Indonesia Raya, Internationale,Alkitab dan Pekik “Kaum buruh sedunia…”

Mozaik Jejak Digulis : Dari Pemberontakan, ‘Gulag’ Boven Digul hingga Komite Kemerdekaan di Australia [Sejarah yang Dihilangkan]

12 November 1926 Sangkakala Revolusi ‘Indonesia’ : Pemberontakan PKI Melawan Kolonialisme Belanda 1926-1927 [Sejarah Yang Dihilangkan]

Aliarcham : Kita terima pembuangan ini sebagai Resiko Perjuangan (Boven Digoel) [Sejarah Yang Dihilangkan]

 SEJARAH YANG DIHILANGKAN : “ISLAMISME DAN KOMUNISME” HADJI MOHAMMAD MISBACH DI ZAMANBERGERAK

SEJARAH YANG DIHILANGKAN : SEMAOEN DAN KADIROEN DI PANGGUNG POLITIK ‘ZAMAN BERGERAK’ 

SEJARAH YANG DIHILANGKAN : SAMA RASA SAMA RATA MAS MARCO KARTODI KROMO DI ‘DOENIA BERGERAK’

MOZAIK JEJAK KIRI DIINDONESIA : KOTAK PANDORA ‘KEJATUHAN SUHARTO’ ATAWA HABIS (DI)GELAP(KAN) TERBITLAH TERANG ,

[ARSIP] JEJAK KIRI INDONESIA, GESTOK DAN GENOSIDA 65 – CERITA PAGI HASAN KURNIAWAN, 

[JASMERAH] SEJARAH GERAKAN KIRI YANG DIHILANGKAN

 

*******

Kejahatan Terhadap Kemanusiaan Berbasis Jender: Kajian Genosida 1965-1966, Timor Timur, Papua, Aceh Hingga Mei 1998 

Batu dan Bunga : Metode Pemulihan Bagi Perempuan Penyintas dan Pengungkapan Kebenaran yang Diinisiasi oleh Asia Justice Rights

Jejak Hitam Rezim Teror dan Penghilangan Paksa Orde Baru Soeharto 

[unduh] Buku Kontras : Dari Kejahatan Kemanusiaan 1965, Tanjung Priok, PembunuhanMunir, Panduan HAM Hingga Narasi Korban/Penyintas/Pembela HAM 

Trilogi Primadosa, Primadusta dan Primaduka : Wimanjaya Bertaruh Nyawa Membongkar Kejahatan Rezim Soeharto 

Kejahatan Kemanusian Tanjung Priok Rezim’Orba’ Suharto : Suara Korban, “Mereka Bilang Disini Tidak Ada Tuhan” 

Kejahatan Genosida di Timor Timur : JejakHitam Rezim Teror “Orde Baru” Soeharto Pasca 1965-66  

Genocide in West Papua? Wacana Genosida di Papua Barat, Beberapa Kajian. 

BUNGA dan TEMBOK. 20 Tahun Soeharto Turun; 20 Tahun Reformasi [Kompilasi Laporan Tirto; Historia, Vice; Beritagar] 

Kotak Pandora Dokumen Rahasia AS : Kebijakan AS Terhadap Indonesia, Krisis Ekonomi-Politik Indonesia Serta Kejatuhan Suharto   

[unduh] ebook Soeharto’s New Order and Its Legacy: Essays in honour of Harold Crouch

Genosida Politik Masih Berlanjut?
‘Pledoi’ Atas Perkara Kriminalisasi Pejuang Lingkungan Hidup Heri Budiawan alias Budi Pego (**Dengan Dakwaan Kejahatan Terhadap Kemananan Negara – Penyebaran dan Pengembangan ajaran Komunisme/ Marxisme-Leninisme) 

Revolusi, Aksi Massa, Ingatan, Sejarah dan Gerakan Kiri yang Dihilangkan : “Masukkanperjuangan puak haluan kiri dalam buku teks” (Sepenggal Pengalaman ‘Gerakan Sejarah Kritis’ di Malaysia)  

Studi Ekonomi dan Ekonomi Politik Genosida (Studi Kasus Indonesia, Rwanda dll) / The Economic and PoliticalEconomy Studies on Genocide 

Genosida dan Kajian Sejarah Lisan : Dari Tahun Yang Tak Pernah Berakhir (Genosida 65), Shoah(Holocaust) Hingga The Rape of Nanking 

Kajian Psikologi  Dalam Studi Genosida dan PeranPsikologi Dalam Rekonsiliasi dan Rekonstruksi Pasca Genosida (Studi Kasus Genosida Rwanda, Holocaust, Lain-lain)

Genosida Kolonial Jerman di Namibia / Colonial Genocide in Namibia

Genosida Kolonial Belgia (Raja Leopold 2) di Kongo / The Belgian Congo Genocide 

Kudeta dan Kejahatan Kemanusian Pinochet Hingga Soeharto,Memetik Pelajaran Untuk Genosida 1965-1966

Warisan Rezim Fasis Franco Spanyol hingga Suharto, Memetik Pelajaran Untuk Genosida 1965-1966

Mengadili Kejahatan Genosida Penguasa Diktator Guatemala Efraín Ríos Montt, Memetik Pelajaran Untuk Genosida 1965-1966 

Rwanda : Vonis Genosida Pertama di Pengadilan KejahatanInternasional PBB, Memetik Pelajaran Untuk Genosida 1965-1966 

Sekilas Pandang Perbandingan Sejarah Genosida diIndonesia (1965-1966 dan Timor Timur) dengan Kamboja, Myanwar, Rwanda,Argentina dan Holocaust 

Laporan Jurnalistik John Pigler :”Bombing Of Cambodia” and “The Long Secret Alliance Uncle Sam -Pol Pot”  

Belajar dari Perjuangan dan Proses Perdamaian di Jeju Korea [April 3 Jeju Uprising and Massacre — 70 Years Later] 

Pengungkapan dan Pencarian Kebenaran Dalam Konteks Impunitas Yang Dilanggengkan  : Politik Impunitas, Tribunal Rakyat, Protes dan Aktivisme Masyarakat Sipil sertaKekerasan dan Kebisuan #LawanImpunitas  

Membangun Komisi Kebenaran dan Refleksi PengalamanKomisi Kebenaran di Berbagai Negara (termasuk Timor Timur – Timor Leste) 

Keadilan Transisi (Transitional Justice) dan Politik Hukum Hak Asasi Manusia [serta studi Genosida 1965-1966] 

 

**************

 

 

 

kerja seni budaya

 

Mereka yang bersenjatakan senapan dan peluru, mereka yang mempersiapkan diri menghadapi meriam dan tank, seringkali, sejarah menunjukkan, takut pada kata, warna, nada, juga gerak. Mereka takut pada seni yang tak mereka mengerti tapi mampu menggugah orang ramai.

 

Tidak heran jika di bawah kuasa tiran otoritarian pemberangusan berekspresi menjadi sebuah hal yang lazim. Pengusiran dan penggusuran jadi hal yang biasa, dan kekerasan menjadi bagian dari bahasa politik. Ketika kebebasan rakyat dirampas, para penguasa sebetulnya sedang memindahkan ketakutan mereka.

 

Seni yang mengikrarkan diri memuliakan manusia dan kemanusiaan selayaknyamembebaskan manusia dari ketakutan ini. Karena kuas lebih tangguh dari peluru!

Joshua Oppenheimer

 

“Kebenaran memang pernah absolut dan manusia tidak pernah lepas dari interpretasi. Namun hal inb ukan berarti bahwa manipulasi dan pembohongan bisa dibiarkan dan disamakan dengan suatu bentuk interpretasi. Ada hal yang jauh berbeda dari manipulasi dan interpretasi.

Dan seni bisa digunakan untuk menutupi, bahkan mendukung manipulasi publik. Hal ini telah terjadi pada masa Orde Baru. Disisi lainnya akan selalu lahir seni yang mempertanyakan dan melawan manipulasi yang telah merajalela. Seperti kata George Orwell: Pada masa kebohongan universal merajalela, menyatakan kebenaranmenjadi hal yang radikal.”

Soe Tjen Marching 

 

** catatan untuk karya film karena kami anggap bagian dari dokumentasi kami letakan di bagian atas walau tidak bermaksud menafikan unsur kreatif didalamnya

 

 

 

pameran rupa

 

Lorong Genosida Politik (Politisida) 1965-1966 [pameran online] 

mozaik rupa : kuburan massal 65-66 bernama ‘indonesia’

(penyintas 65)

Sanggar Bumi Tarung : Berjuta mata sebagai saksi bisu  [pameran online] / Genosida Politik 1965-1966 

(penyintas 65)

Mars Nursmono : Sketsa-sketsa Kamp Konsentrasi Pulau Buru [pameranonline] l Genosida Politik 1965-1966

(penyintas 65)

Gregorius Soeharsojo Goenito : Tiada Jalan Bertabur Bunga (MemoarPulau Buru dalam Sketsa) 

(penyintas 65)

SILENCE AND ABSENCE [Sketsa-sketsa Adrianus Gumelar Demokrasno danGrafic Design Bunga Siahaan] l Genosida Politik 1965-1966 

Kesetiaan, Keteguhan, Kesunyian Hingga Akhir Hayat (Mengenang Seniman Eksil Basuki Resobowo) 

(proyek rupa) ‘Tetralogi Buru, Kisah-kisah Nasion’ Gemuruh Bumi Manusia : Gelora Abad Pengetahuan, Gejolak Abad Rakyat (Mengenang Pramoedya Ananta Toer)

Dolorosa Sinaga : Concise History of Mass Murdered 1965 in Indonesia [pameran online]  

Dewi Candraningrum : PORTRAITURES OF 1965(Perempuan 65) (pameran online) 

Dadang Christanto1965 Artspace : Kehilangan, Trauma Hingga Protes dan Memorialisasi Genosida1965-1966 

Dadang Christanto : Genocide 1965-1966 [IN RED; DARAH ITU MASIH SEGAR JENDERAL] 

Dadang Christanto : Indonesia Genocide and  Painted Black on Their Faces [Pameran Online]

Yayak Yatmaka : The Killing Fields – LadangPembantaian 65 – 66 [pameran online] 

Penggalian Kembali – Karya Instalasi Semsar Siahaan 

1001 Martian Homes : Permenungan dan Imajinasi Tintin Wulia IniBermula Dari ‘Hilangnya’ Sang Kakek di Tahun 1965 

Koes Komo : Sketsa-sketsa IPT 65 [Menolak Bungkam, Menjadi Saksi[pameran online] 

Nobodycorp. Internationale Unlimited : Indonesia’s Killing Fields –Kejahatan Kemanusiaan 65-66 [Pameran Online] 

[Komunalstensil] 1965 : Bukan Cuma Angka, Mereka Bernama danSepenuhnya Manusia (pameran online) 

Didot Klasta Harimurti : Korban2 & Versi2; Mereka Membunuh [artproject on 65] 

Made Bayak : INDUSTRY, HIDDEN HISTORY AND LEGACY THE ISLAND OF GOD(pameran online) 

Andreas Iswinarto : : KEMANUSIAAN TAK BISA DIBUNGKAM [pameranonline]  

Sketsa-sketsa Musim Menjagal – The Killing Season (plus film) 

Taring Padi : Bongkar Tuntas Kejahatan Suharto 1965 [pameranonline] 

Obed Bima Wicandra : “Gula Itu Merah, Jenderal!” [pameran online]  

HANA TAN HANA: Death and Life of the Unknown (DN Made Ardana‘Membaca’ Sejarah Kekerasan/Genosida 1965-… Bali) 

‘Mwathirika’ and The Victim’s Silent Tale 1965  (Teater Boneka Papermoon; Pameran Rupa IwanEffendi) 

Daniel ‘Timbul’ Cahya Krisna : PULANG… #Eksil65 [pameran online] 

Awas 30 September SLAP Art Project [pameran online]  

Daniel Rudi Haryanto : Lika-liku Jejak Hitam 1965 Hingga Kini..[pameran online] 

TerrorPaint-Benk Riyadi-Riza-Suhendra-Awank : Negara Bersalah AtasGenosida 1965 [pameran online] 

Jejak Merah di Blitar Selatan – Rista Dwi Irawan [Pameran Online] 

Kharisma Jati : Komik Class Struggle [pameran online]  

Komik Aji Prasetyo :  ProdukPropaganda (Membongkar Hoax Orba)  [pameranonline]  

Arip Hidayat : Komik ‘Kuburan Massal’ Jembatan Bacem [pameranonline] 

[EVANS POTON dkk] Komik Djinah 1965 : Years Of Silence [pameranonline]

Eko S Bimantara : Komik Tragedi Itu… “1959-1969 A CriticalDecade” [pameran online] 

Sketsa-sketsa Aksi Kamisan – Batu Karang Luka, Keteguhan Perjuangan di Jalan Sunyi 

Gerakan Kaum Buruh Yang Diluluhlantakan Hingga Kebangkitannya Kembali Jelang dan Paska Kejatuhan Suharto (Seri KaryaRupa – Puisi) 

Gerakan Kaum Tani Yang Diluluhlantakan Hingga Kebangkitannya Kembali Jelang dan Paska KejatuhanSuharto (Seri Karya Rupa – Musik)   

[Karya-karya Foto Esai] Dari The Act of Living, Supervivere, Exile, Letter to The Lost One, Saksi Bisu Hingga Pemenang Kehidupan.  

Elisabeth Ida dkk SAKSI BISU GENOSIDA 1965 : “Alam itu bisu, tapi dia adalah saksi!” 

Elisabeth Ida Mulyani : (DE/RE) CONSTRUCTION – SEJARAH SIAPAKAH ?[pameran online] 

Rangga Purbaya : Surat Kepada Seseorang Yang Hilang/Letter To TheLost One (pameran online)

[Karya Foto Esai] Winners of Life (PemenangKehidupan) – Adrian Mulya 

The Act of Living : Pameran Foto PerempuanPenyintas Kekerasan 1965 -Asia Justice & Rights (AJAR) 

Okty Budiati – KAMI BERNYAWA : Butiran Aksara Untuk Tragedi 65; WEARE ALIVE : Granules of Alphabet to The Tragedy of 65 (Kata-Rupa-Nada-Video) 

aku titipkan luka, kotak pandora dan harapan [pameran online rupa-kata Andreas Iswinarto – Okty Budiati]

Museum Bergerak 1965 : Jembatan Ruang Kelas Tragedi  

(1965 adalah mulanya….) Museum Temporer REKOLEKSI MEMORI (pameranonline) 

 

ekspresi seni lainnya

[jenderal-jenderal itu, masihberkuasa] dan Dia ‘Tak Pernah Kehilangan Cintanya’ (Kumpulan Sajak AstamanHasibuan – Penyintas ’65)

Lorong Hitam Tak Kunjung Akhir : Mesin Jahit, Arang, Sikat Gigi, Cerita Rakyat, Tiada Maaf dan Lupa Ingatan (Amnesia) I Genosida Politik 1965

Dari Temu Rindu hingga Gejolak Makam Semanan:Teaternya Para Penyintas Yogyakarta Yang Tak Pernah Menyerah

SETJANGKIR KOPI DARI PLAJA HINGGA NYANYI SUNYI KEMBANG-KEMBANG GENJER [1965 DI PANGGUNG TEATER], 

‘Dance of the Missing Body’ : MengenaliTubuh Menari dan Sejarah Kekerasan bersama Rachmi Diyah Larasati 

Dari Melarung Bro di Nantalu hingga Peti Ingatan : 21 Cerpen Martin Aleida, Putu Oka Sukanta dan Triyanto Triwikromo /Genosida 1965-1966 

Dari Lubang Buaya, Aku bukan Jamilah , Penjagal Itu Sudah Mati, Pulang, Bunga Tabur Terakhir hingga Merajut Harkat [Bibliografi Karya Sastra Paska-Soeharto Yang Berlatar ( atau bersinggungan dengan) Peristiwa 1965]

G30S atau Gestok : Stand Up ComedianMelawan Tabu, Melawan Lupa 

 

Musik

Kisah Paduan Suara Dialita di Layar Kaca : Lewat Lagu Kami Bercerita (DAAI TV); Rising From Silence (NHK World) 

Mengalirkan dan Merawat Harapan – Konser Lagu untuk Anakku (Songs of Survivor)

PADUAN SUARA DIALITA : SALAM HARAPANPADAMU KAWAN 

SPATIAL HISTORY : PERTANYAAN SUBVERSI IRWAN AHMETT SOALSUPERSEMAR (PRESENTASI SENI)  

Album Heavy Metal  High Tension – Purge  : Merefleksikan Pembasmian Anti-Komunisme diIndonesia I Genosida Politik 1965-1966 

The Act Of Killing Mixtape : Filastine, Nova Ruth, Genjer-genjer, Lawan Lupa. 

PRISON SONG, Nyanyian Yang Dibungkam

MUSIK TIGAPAGI – SEMBOJAN dan Roekmana’s Repertoire 

Siksakubur “Mazmur 187”

Distorsi Akustik Angkat Kekejian Genosida : Tak Ada Tempat Untuk Warna Abu – Abu Di kotak Pastel 

Mini Album JANGAR – Gestok : Orba gila nyawa tak berharga, demi kuasa siapa…… 

Catastrophe – Elegi UntukPramudya Ananta Toer (Amien Kamil – Marjinal) : …. Mayat menggunung sepanjangOktober 65 … Prahara sejarah tak kan terulang dan cukuplah sekali. 

KAMI BERNYAWA :Butiran Aksara Untuk Tragedi 65 

Menara Ingatan – Musik Kontemporer Yennu Ariendra 

ALBUM RUPA dan LAGU GENJER-GENJER 

EVIL WARS IN 1965 (MUSIK BENNY SOEBARDJA DKK)

THE ACT OF KILLING MIXTAPE (KOMPILASI MUSIK)  

 

unduh buku

Laporan Penyelidikan Pelanggaran HAM Berat – Komnas HAM ;

Ringkasan Eksekutif Hasil Penyelidikan Tim Ad Hoc PenyelidikanPelanggaran HAM yang Berat Peristiwa 1965-1966

Kejahatan Terhadap Kemanusiaan Berbasis Jender — MendengarkanSuara Perempuan Korban Peristiwa1965. Komnas Perempuan, 2007;  

Dalih Pembunuhan Massal: Gerakan 30 September dan Kudeta Suharto– John Roosa

Mematahkan Pewarisan Ingatan: Wacana Anti-Komunis Dan Politik Rekonsiliasi Pasca-Soeharto – Budiawan

Resume Dokumen Rahasia AS tentang Genosida 1965-1966 

Pulangkan Mereka! Merangkai Ingatan Penghilangan Paksa DiIndonesia 

Menelusuri Akar Otoritarianisme di Indonesia

AKAR DAN DALANG – SUAR SUROSO 

KISAH-KISAH DARI TANAH MERAH [CERITA DIGUL CERITA BURU] – TRIRAMIDJO;

MENGOREK ABU SEJARAH HITAM INDONESIA – YOSEPH TUGIO TAHER;  

TAHUN YANG TAK PERNAH BERAKHIR: MEMAHAMI PENGALAMAN KORBAN 65(ED. AYU RATIH, HILMAR FARID DKK); 

TIDAK ADA PENYIKSAAN TERHADAP 6 JENDERAL

Rekonstruksi Sosial Korban Tragedi Nasional 1965 di Solo, Patidan Bali

MELAWAN LUPA NARASI-NARASI KOMUNITAS TAMAN 65 BALI

KISAH PARA PEREMPUAN PENYINTAS YANG TAK KUNJUNG MERAIH KEADILAN ;

Tanah Berdarah di Bumi Merdeka : Menelusuri Luka-luka Sejarah1965-1966 di Blora;  

Perjalanan Hidup Saya – A. Umar Said #Penyintas65 #Eksil65 ;

Sy Datuk R.A. Derita Sepahit Empedu : Kehidupan Eks-Tapol 65 di Alam Minangkabau ;

[unduh] ebook S. Anantaguna – PuisiPuisi dari Penjara 

[unduh] ebook Samsir Mohamad – Angin Burangrang : Sajak‐sajak Petani Tua 

TUTURAN PENYINTAS TRAGEDI 65 : SULAWESI BERSAKSI ;

[unduh] ebook PELANGGARAN HAMPERISTIWA 1965/1966 DI KOTA PALU 

[unduh]  Mencekik Dengan Kain Sutera – Surat Sukarno kepada Suharto dan Surat Willem Oltmans kepada Suharto 

[unduh] ebook Dibalik keterlibatanCIA. Bung Karno Dikhianati? (2001)– Willem Oltmans 

[unduh] ebook MENYUSUNPUZZLE PELANGGARAN HAM 65 : BLITAR DAN BUTON  

PENGAKUAN ALGOJO 1965 -Investigasi Tempo Perihal Pembantaian 1965  

JEJAK CIA Dalam Tragedi 1965 Liputan Khusus Tempo 

Salatiga Kota Merah (Lentera)

SETENGAH ABAD GENOSIDA 65 – Majalah Bhinneka

International People’s Tribunal ’65 – MajalahBhinneka 

[unduh] ebook Suara Yang Dibungkam -Majalah Perspektif 

[unduh] ebook Terang Yang Tak KunjungTerbit – Majalah Catatan Kaki 

 

Requiem For A Massacre 1965 Killing – Tempo Special Report (*and the best film on indonesian massacre) 

[unduh] ebook Genocide A Comprehensive Introduction – Adam Jones 

[unduh] ebook The Holocaust and Other Genocide . An Introduction 

[unduh] ebook Politics of Genocide by Edward Herman and David Peterson 

[unduh] ebook Genocide perspectives IV : Essay on Holocaust and Genocide – Editor Colin Tatz 

[unduh] ebook Genocide perspectives V : a global crime 

[unduh] ebook Genocide In Our Time : An Annotated Bibliography With Analytical Introductions 

[unduh] ebook Annihilating Difference The Anthropology of Genocide 

[unduh] ebook TheHolocaust, Fascism and Memory: Essays in the History of Ideas 

[unduh] ebook The Historiography of the Holocaust – Dan Stone (editor) 

[unduh] ebook The Psychology of Genocide, Massacres, and Extreme Violence: Why “Normal”People Come to Commit Atrocities  

[unduh] ebook Destruction and Human Remains : Disposal and Concealment in Genocide and MassViolence  – Élisabeth Anstett &Jean-Marc Dreyfus 

[unduh] ebook Human Remains and Identification : Mass Violence, Genocide and the ‘Forensic Turn’ -Élisabeth  Anstett & Jean-Marc  Dreyfus  

[unduh] ebook RULE-OF-LAW TOOLS FOR POST-CONFLICT STATES  – Truth Seeking 

[unduh] ebook Truth Seeking : Elements of Creating an EffectiveTruth Commission 

[unduh] NARROW BUT ENDLESSLY DEEP THE STRUGGLE FOR MEMORIALISATIONIN CHILE SINCE THE TRANSITION TO DEMOCRACY – PETER READ & MARIVIC WYNDHAM 

(unduh) ebook The Economics of Genocide and War – Thorsten Rogall 

[unduh] ebook Dilemmas of ThirdWorld. Communism. TheDestruction of the PKI in Indonesia. Olle Tornquist

[unduh] WHY TEACH ABOUT THE HOLOCAUST? – UNESCO 

[unduh] ebook Holocaust Education in a GlobalContext – Unesco 

[unduh] ebook Education about the Holocaust andpreventing genocide – UNESCO 

[unduh] ebook Holocaust Education in the 21stCentury: Curriculum, Policy and Practice – UNESCO 

[unduh] ebook The International status of educationabout the Holocaust: a global mapping of textbooks and curricula – UNESCO 

[unduh] ebook The Holocaust and the United NationsOutreach Programme Discussion Papers Journal 

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s