1965 dan Mereka yang Berani Merawat Ingatan – Kumpulan Esai Lilik HS

1965 dan Mereka yang Berani Merawat Ingatan – Lilik HS (2019)

Kisah-kisah seperti ini tercecer sepanjang jalan. Menjadi gumpalan ingatan orang-orang yang menyaksikannya secara langsung. Ada keluarga dekat yang diambil paksa lantas tak pulang. Ada tetangga yang mereka temukan mengapung di tengah bengawan. Berjarak lebih dari 50 tahun sejak peristiwa, tak serta-merta membuat seluruh ingatan lindap. Ada memori kelompok yang terlanjur mengakar di alam bawah sadar. Pengalaman-pengalaman personal warga di tengah tahun-tahun penuh gejolak itu saling bertaut dan membentuk suasana kebatinan yang kental: ngeri, sedih, marah, takut, masgul, serta gamang menatap zaman.

…….

Mumpung Mbah Karno, Mbah Wulan dan Mbah Ahmad masih bisa berkisah. Mumpung Mbah Bethet dan para korban masih bisa bercerita. Agar membincang peristiwa 1965 tak lagi dianggap tabu dan menakutkan, ia harus hadir dalam ruang sehari-hari, menjadi bagian pengetahuan dan pergulatan generasi masa kini. Karena perisitiwa 1965 salah satu fondasi yang membentuk cara kita bernalar dan berbangsa hari ini.

[Obituari] Tedjabayu Sudjojono, Sang Penyintas dari Padang Ilalang – Lilik HS (2021]

Kepahitan-kepahitan itu ia tuliskan tanpa raungan marah dan dendam. Ia telah rampung mengolah rasa sakitnya sendiri. Buku tersebut adalah legacy penting Tedjabayu. Selain tentu sikap hidupnya yang kukuh. Penting bagi generasi hari ini untuk membacanya sebagai modal untuk mempelajari sejarah bangsa yang hingga kini masih terseok meniti jalan mengungkap kebenaran.

Namun mutiara itu tak pernah benar-benar pergi. Ia menetap menjadi teladan di batin dan pikiran kami. Langkahnya telah terhenti, tapi semangat juangnya terus abadi.

Di depan pusara Tedjabayu, saya ingin sekali membacakan bait-bait puisi favoritnya:

Kami bukan pembangun candi

Kami hanya pengangkut batu

Kami angkatan yang mesti musnah

Agar menjelma angkatan baru

Di atas pusara kami

Lebih sempurna

— Henriette Roland Holtz

Salamah dan Malam Yang Terlupakan – Cerpen Kompas Minggu Lilik HS (2020)

Perginya Mbah Suti – Lilik HS (2016)

Selamat Jalan, Bung Anantaguna! – Lilik HS (2014)

September Kemarin dan Hari Ini – Lilik HS (2012)

Jalan Teguh Sang Pemimpin – Lilik HS (2011) *Kisah Umi Sardjono

MAKAM HERU ATMODJO DI TMP KALIBATA DIPINDAHPAKSA

[Buku Foto Esai] Winners of Life (Pemenang Kehidupan) – Adrian Mulya (Foto) & Lilik HS (Esai/Narasi)

Mengapa Anak Muda Harus Ikut Mempromosikan Isu HAM dan Inklusi Sosial? – Lilik HS

“Masa lalu biarlah masa lalu?” Benarkah begitu? Hak Asasi Manusia adalah milik semua orang, terlepas dari latar belakang apapun. Apa jadinya kalau para korban pelanggaran HAM masa lalu masih terus distigma sehingga mendapat perlakuan diskriminatif bahkan hingga hari ini. Simak penjelasan Indonesia untuk Kemanusiaan mengenai apa saja dampak stigma dan diskriminasi terhadap masyarakat yang terpinggirkan dan bagaimana kita perlu berkontribusi memperjuangkan hak-hak mereka di video berikut ini

Memoar Aktivis 98 yang Hilang Diculik – Wawancara Lilik HS

lain-lain

Kasus Penghilangan Paksa: Menarik Batas Masa Lalu dan Masa Depan – Lilik HS (2011)

Thukul di Bioskop – Lilik HS (2017)

Membaca Munir – Lilik HS (2014)

Kepada Anakku, Tentang Anak-Anak Muda Hebat Itu – Lilik HS (2014)

Chiapas – Lilik HS (2013)

Senyum Suharto – Lilik HS (2013)

John Tobing, Darah Juang dan Tali Perekat Zaman – Lilik HS (2013)

Mami Koto – Lilik HS (2012)

Darah Mirabal – Lilik HS (2012)

Selamat Pagi Sondang – Lilik HS (2012)

simak 1100 ‘entry’ lainnya pada link berikut

Daftar Isi Perpustakaan Genosida 1965-1966

Road to Justice : State Crimes after Oct 1st 1965 (Jakartanicus)

13047818_10209343119272764_8338060706038815101_o
13043485_10209343122352841_1135692553504633931_n (1)

Definisi yang diusulkan D. Nersessian (2010) untuk amandemen/ optional protocol Konvensi Anti-Genosida (1948) dan Statuta Roma (2000) mengenai Pengadilan Kejahatan Internasional. (disalin dari Harry Wibowo)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s