Mem PKI-kan Petani, Menjarah Tanah :Kekerasan dan Perampasan Tanah Pasca (Genosida) 1965-1966

*studi kasus dari Banyuwangi, Jember, Sragen,  Indramayu, Cilacap, Labuhan Batu

Perampasan tanah-tanah pada periodisasi 1965-1976 inilah yang terbesar dan paling banyak memakan korban jiwa, tidak saja di Jawa Timur, namun juga di seluruh Indonesia, yang tidak saja konflik secara langsung yang menyebabkan petani dikorbankan, namun stigmatisasi ideologi dan cap-capkomunisme terhadap perjuangan petani di masa ini paling lama mencekam pikiran-pikiran masyarakat, bahkan hingga kini. Dasar perampasan tanah pada masa ini selain cap-cap PKI/komunisme untuk melangsungkan pembangunanisme, juga kebutuhan tentara untuk mendapatkan fasilitas kesejahteraan yang lebih baik,
seperti pengembangan perusahaan-perusahaan perkebunan milik tentara.

dipetik dari Politik Militer dalam Perampasan Tanah Rakyat : Studi Konflik Penguasaan Tanah oleh Militer & Kekerasan terhadap Petani di Jawa Timur – R.
Herlambang Perdana Wiratraman

(paper akademik ini membahas secara komprehensif konflik penguasaan tanah oleh militer & kekerasan terhadap petani di Jawa Timur dengan periode 1950-1958 (atau disebut masa revolusi kemerdekaan hingga perang darurat militer), periode 1958-1965 (masa penguasa perang darurat daerah hingga demokrasi terpimpin); dan periode 1965-1976 (masa awal orde baru atau pembangunanisme).

 

Kasus Banyuwangi – Jawa Timur

Kekerasan Kemanusiaan dan Perampasan Tanah Pasca- 1965 di Banyuwangi, Jawa Timur – Ahmad Nashih Luthfi

 

Kasus Indramayu – Jawa Barat

Reform versus Counter-reform in Land Reform Program and the 1965 Tragedy in Soge Village, Indramayu District, West Java – Hilma Safitri (versi bahasa Indonesia)

Hilma Safitri

Pro dan Kontra Pelaksanaan Program Land Reform dan Peristiwa 65 di Desa Soge, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat2

 

988606_10201324022293274_1428595359_n

Kasus Jember – Jawa Timur

Secara khusus simak Bab 6. LANDREFORM: KEKERASAN DAN DAMPAK BURUKNYA dan Bab 7 PEMBANGUNAN: MASYARAKAT PERKEBUNAN (DI)KELUAR(KAN) DARI
PERKEBUNAN

 

“tak boleh lagi kembali
ke jalan senyap

setengah abad yang bisu

sudah lebih lampaui
waktu”

[Jalan Senyap, dari Antologi Puisi “Kayusula”, Aris Panji Ws; 2017]

Pasca Peristiwa G30S/PKI 1965, Ribuan Warga di Cilacap Terusir dari Tanahnya – GATRA

Di Hari HAM Internasional, Film Konflik Agraria soal 65, ‘Luka di Tanah Merah’
Tayang Perdana – kbr 68h




 
Bowo Leksono|dokumenter|2016|20’00”|
AJI Kota Purwokerto, CLC Purbalingga, dan STaM Sejumlah wartawan menelusur wilayah konflik tanah di Cilacap Barat. Lewat tokoh pejuang tani, Petrus Sugeng, mereka mendatangi dan menggali data para pejuang tani lain yang tanah leluhurnya dirampas Negara sejak puluhan tahun silam. Terkuak, peristiwa perampasan tersebut bagian dari rangkaian sejarah penumpasan pemberontakan dengan petani sebagai korban hingga hari ini.
Kasus Sambirejo Sragen – Jawa Tengah

Referensi lainnya :

Reforma Agraria – Hendri F. Isnaeni

Konflik agraria terjadi karena UUPA tidak dijalankan

Remembering the Indonesian Peasants’ Front and Plantation Workers’ Union (1945 -1966) – Ben White

The Indonesian Killings of 1965-1966: Studies from Java and Bali – Robert Cribb (editor)

Chapter 5 Rural Violence in Klaten dan Banyuwangi dan chapter 7 Additional Data on Counter-Revolutionary Cruetly in Indonesia, especially in East Java

Dari Aksi Sepihak Hingga Pembantaian Massal – Kuncoro

Klaten Barat 1964-1965

Tanah, Landreform dan Kemelut 1965 (Bali) – Roro Sawita

Bab 1 buku Melawan Lupa: Narasi-Narasi Taman 65 Bali 

Landreform dan Aksi Sepihak BTI Mengganyang Setan Desa

Hasan Kurniawan

Jangan Biarkan Petani Lemah dan Bertarung Sendiri – Ahmad Nashih Luthfi

Sejarah reforma agraria yang berimpitan dengan sejarah kekerasan di perdesaan

Konflik dan Kekerasan Sekitar Land-Reform Tahun 1960-1967 – Fauzi

Pergolakan agraria berujung pembantaian 1965-1966

Memory Kolektif: dari tanah sampai ke liang lahat –

Pergolakan agraria berujung pembantaian 1965-1966

Hanif Risa Mustafa

Petani dan politik di Jawa Timur : gerakan politik petani di desa Sambirejo Kecamatan Mantingan Kabupaten Ngawi, 1963-1965 -Wahyu Winarko




Land Reform Lokal A LaNgandagan: Inovasi Sistem Tenurial Adat di Sebuah Desa Jawa, 1947-1964



(inisiatif land-reform lokal yang kemudian diporak-porandakan peristiwa geger 1965)

.

Melawan Lupa Episode Politik Belah Bambu di Kedung Ombo

memPKIkan petani dan stigma PKI dan komunisme terus digunakan sepanjang orde baru yang paling kontroversial diantaranya adalah dalam kasus penggusuran untuk waduk Kedungombo bahkan hingga kini seperti yang terjadi di Banyuwangi terhadap aktifis/rakyat penentang tambang tumpang pitu. Saat ini 3 aktifis sedang disidangkan atas tuduhan penyebaran paham komunisme.






bahkan hingga beberapa tahun ini



Genosida Politik Masih Berlanjut? 
‘Pledoi’ Atas Perkara Kriminalisasi Pejuang Lingkungan Hidup Heri Budiawan alias Budi Pego (**Dengan Dakwaan Kejahatan Terhadap Kemananan Negara – Penyebaran dan Pengembangan ajaran Komunisme/ Marxisme-Leninisme) 


simak pula

Film Sejarah Pendek : Tragedi Kali Abang

tragedi kali abang

simak 700 ‘entry’ lainnya pada link berikut

Daftar Isi Perpustakaan Genosida 1965-1966

 

Road to Justice : State Crimes after Oct 1st 1965 (Jakartanicus)

 

14542544_1036993449746974_4443364972569517121_o

Bookmark and Share

 

13047818_10209343119272764_8338060706038815101_o13043485_10209343122352841_1135692553504633931_n (1)

 

Definisi yang diusulkan D. Nersessian (2010) untuk amandemen/ optional protocol Konvensi Anti-Genosida (1948) dan Statuta Roma (2000) mengenai Pengadilan Kejahatan Internasional. (disalin dari Harry Wibowo)
Bookmark and Share

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s