Mozaik Jejak Digulis : Dari Pemberontakan, ‘Gulag’ Boven Digul hingga Komite Kemerdekaan di Australia [Sejarah yang Dihilangkan]

 
 



Empat belas tahun pengasingan di Boven Digul. Tujuh tahun penahanan di Pulau Buru (Kisah Tri Ramidjo)
 

 

 

 

 

 

Dia berulang kali masuk penjara, diasingkan ke Boven Digul
Papua, lalu ke Australia. Dari sana, dia bergerak untuk Indonesia merdeka.
 
 
 
 
 
 
 



Kuliah Ariel Heryanto di UI : Gerakan Global Kiri dalam
Perjuangan Kemerdekaan RI
 
namun perkenankan admin memberi sub-judul

 

Jejak Digoelis, Pemogokan Pekerja Pelabuhan Australia dan
Solidaritas Internasional untuk Kemerdekaan Indonesia (episode sejarah yang
‘dihilangkan’)
 
 (kuliah Ariel Heryanto ini utamanya mengkaji film Indonesia Calling)
 
 
Indonesia Calling oleh Joris Ivens 1946
 
 
telah diterbitkan edisi indonesianya
 

 

 

 

This is not a comparison between the colonial isolation camp for the Indonesian Communists and Nationalists at Boven Digoel, New Guinea, and the Nazi concentration camp for the European (including Dutch) Jews in Terezín, Bohemia. It is an effort to place both camps, as two working apparatuses, on the scale of development and refinement of modern technologies of belonging (and destruction); thus, the scale may be more clearly understood. Subchapters—on body and clothing, on hearing, on seeing, and on the urban—suggest that this is an epilogue never written for my 2002 book Engineers of Happy Land: technology and nationalism in a colony.



 
 



 

 

Pemerintah Kolonial Hindia Belanda menjadikan Boven Digoel sebagai tempat mengisolasi tokoh-tokoh pergerakan nasional. Mereka disiksa oleh ganasnya malaria dan kesepian.
Mereka memutuskan untuk membangun kamp pengasingan bagi pentolan komunis yang berontak pada 12 November 1926.
 
 



 



 
 


Aliarcham : Kita terima pembuangan ini sebagai Resiko Perjuangan (Boven Digoel) [Sejarah Yang Dihilangkan]

Melihat penderitaan orang miskin, ia keluar sekolah dan melawan Belanda, sampai akhirnya dibuang ke Digoel.
 
 
 
 
 



Thomas Najoan di Boven Digoel:“Tak ada perjuangan kemerdekaan hanya dengan berpangku tangan di Tanah Merah. Usaha lari adalah perjuangan.”
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 



 
 

 

 

 

‘Digulist’ Memperjuangkan Kemerdekaan dari Australia

 

 

 

 

 

Gaung proklamasi kemerdekaan Indonesia di bagian timur lebih dulu ditangkap para pemuda di Australia.
 
 
 





 
 



 

simak 1500 ‘entry’ lainnya pada link berikut

Daftar Isi Perpustakaan Genosida 1965-1966

Road to Justice : State Crimes after Oct 1st 1965 (Jakartanicus)

14542544_1036993449746974_4443364972569517121_o




13047818_10209343119272764_8338060706038815101_o13043485_10209343122352841_1135692553504633931_n (1)
Definisi yang diusulkan D. Nersessian (2010) untuk amandemen/ optional protocol Konvensi Anti-Genosida (1948) dan Statuta Roma (2000) mengenai Pengadilan Kejahatan Internasional. (disalin dari Harry Wibowo)



Bookmark and Share

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s