Siksakubur “Mazmur 187” : Sumpah Berbisik, Jagal dan Himne Genosida 1965

https://www.reverbnation.com/widget_code/html_widget/artist_4122352?widget_id=55&pwc%5Bsong_ids%5D=28586821&context_type=song

https://www.reverbnation.com/widget_code/html_widget/artist_4122352?widget_id=55&pwc%5Bsong_ids%5D=28586824&context_type=song

 


……melalui album terbaru kali ini, Siksakubur kembali mengangkat sebuah topik yang mengajak kita agar tidak lupa akan tragedi kemanusiaan yang pernah terjadi di Indonesia. Peristiwa tersebut dikenal dengan Tragedi 1965, genosida besar-besaran yang menewaskan jutaan penduduk Indonesia yang dituduh ‘Komunis’ tanpa melalui peradilan. Melalui dua materi berjudul “Sumpah Berbisik Part 1” dan “Sumpah Berbisik Part 2”, Siksakubur mengangkat Tragedi 1965 seperti yang tergambar dalam film dokumenter berjudul “Jagal (The Act Of Killing)” karya Joshua Oppenheimer. Sebuah film yang mengekspos mantan algojo dan para pelaku di balik peristiwa tersebut untuk menjelaskan dan merekonstruksi aksi pembantaian yang mereka lakukan. Mungkin film ini juga menjadi inspirasi pembuatan album “Mazmur: 187”. Pada kedua lagu tersebut, Siksakubur turut menyelipkan potongan percakapan dalam adegan film serta melakukan kolaborasi bersama Doddy Hamson (Komunal) pada lini vokal. Atmosfir kengerian rasanya sudah cukup klimaks meski baru sampai pertengahan album. Tabik !

 

Musickviewer : Track yang paling
favorit di album Mazmur 187 ini apa?

 

Andre Tiranda : Sumpah berbisik part 1 dan 2 instrumental, gua sebelumnya gak pernah buat komposisi Instrumental. Dan di lagu itu pertama kali gua buat dengan komposisi instrumental. Sebetulnya itu lebih ke pencapain pribadi. Lagu
itu bukan cuma rangkaian nada, tapi refleksi dari apa yang gue alamin 5 tahun terakhir ini, dan kalo orang bilang kalo main musik itu bukan merefleksikan diri apa yang kita alamin itu,berarti mereka belum bisa disebut musisi. Dan apa yang lo hasilkan dari musik emang harus merefleksikan diri dan apa yang lo alamin dan lo pikirin, itu mutlak yang membedakan musisi dan anak band.




Track List Mazmur 187
1. Dibawah Nol
2. Pencuri Malam
3. Hotel Ambassador
4. Maut Berkelakar
5. Sumpah Berbisik Pt. 1
6. Sumpah Berbisik Pt. 2
7. Terikat Sekarat
8. Monster
9. 1888
10. Manis Berbau Amis

 

dapat disimak di https://www.reverbnation.com/siksa_kubur/






simak juga

Kisah Paduan Suara Dialita di Layar Kaca : Lewat Lagu Kami Bercerita (DAAI TV); Rising From Silence (NHK World) 

Mengalirkan dan Merawat Harapan – Konser Lagu untuk Anakku (Songs of Survivor)

PADUAN SUARA DIALITA : SALAM HARAPAN PADAMU KAWAN 

Album Heavy Metal  High Tension – Purge  : Merefleksikan Pembasmian Anti-Komunisme diIndonesia I Genosida Politik 1965-1966 

The Act Of Killing Mixtape : Filastine, Nova Ruth, Genjer-genjer, Lawan Lupa. 

PRISON SONG, Nyanyian Yang Dibungkam

MUSIK TIGAPAGI – SEMBOJAN dan Roekmana’s Repertoire 

‘Bioskop, Pisau Lipat’ Hingga ‘Dapur, NKK/BKK’, Melancholic Bitch Mengurai Warisan Propaganda Keluarga Bahagia (NKKBS) dan Teror Orde Baru

Siksakubur “Mazmur 187” : Sumpah Berbisik, Jagal dan Himne Genosida 1965

Distorsi Akustik Angkat Kekejian Genosida : Tak Ada Tempat Untuk Warna Abu – Abu Di kotak Pastel 

Mini Album JANGAR – Gestok : Orba gila nyawa tak berharga, demi kuasa siapa…… 

Catastrophe – Elegi UntukPramudya Ananta Toer (Amien Kamil – Marjinal) : …. Mayat menggunung sepanjangOktober 65 … Prahara sejarah tak kan terulang dan cukuplah sekali. 

KAMI BERNYAWA :Butiran Aksara Untuk Tragedi 65 

Menara Ingatan – Musik Kontemporer Yennu Ariendra 

ALBUM RUPA dan LAGU GENJER-GENJER 

EVIL WARS IN 1965 (MUSIK BENNY SOEBARDJA DKK)

Bapaku by The Darsih #Musik : “bapak ku izin ke kecamatan tak lagi pulang, bapak ku didalam truk bersama orang-orang…”

THE ACT OF KILLING MIXTAPE (KOMPILASI MUSIK)  

 

 

Simak 700 ‘entry’ lainnya pada link berikut

Daftar Isi Perpustakaan Genosida 1965-1966

 


 

 

Road to Justice : State Crimes after Oct 1st 1965 (Jakartanicus)

 

 

14542544_1036993449746974_4443364972569517121_o

 

13047818_10209343119272764_8338060706038815101_o13043485_10209343122352841_1135692553504633931_n (1)

 

Definisi yang diusulkan D. Nersessian (2010) untuk amandemen/ optional protocol Konvensi Anti-Genosida (1948) dan Statuta Roma (2000) mengenai Pengadilan Kejahatan Internasional. (disalin dari Harry Wibowo)
Bookmark and Share
 
Bookmark and Share

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s