Pemilu 1955 dan 1957 : ‘Kemenangan’ PKI Setelah Terpuruk Usai Peristiwa Madiun 1948, Mengusarkan Lawan-lawan Politiknya

** Penundaan Pemilu – historia.id

Setelah Pemilu pertama, Pemilu berikutnya ditunda. Alasannya keamanan, Irian Barat, dan takut PKI menang.

*****

Manifes Pemilihan Umum PKI – Disahkan  Kongres V PKI -1954

Untuk Kemenangan Front Nasional Dalam Pemilihan Umum Dan Kewajiban Mengembangkan Kritik Serta Meninggikan Tingkat Ideologi Partai – D.N. Aidit (7 Agustus 1955)

“Menjelang detik-detik penyelenggaraan Pemilu ke-12 tanggal 17 April 2019, tidak salah jika menengok kembali catatan sejarah tentang Pemilu pertama kali tahun 1955 yang mendapat pujian dunia, kendati suasana bangsa sangat beklum tertata dan bahkan panitia di TPS banyak yang buta huruf namun inilah Pemilu paling berkualitas dan paling “Jurdil”.

Pemilu 1955 dikenang sebagai Pemilu dengan tingkat partisipasif masyarakat paling tinggi hingga membuahkan Pemilu paling demokratis yang ditandai dengan pelaksanaan yang aman, lancar, jujur dan adil.”

selengkapnya Mengenang Pemilu Berkualitas  https://itjen.kemdikbud.go.id/

Pada Pemilu 1955 PNI keluar sebagai partai nomor wahid untuk pemilu parlemen. Partai berlambang banteng ini menang dengan persentase suara nasional 22,3 persen. Hanya unggul sedikit dari Masyumi di urutan kedua dengan persentase 20,9 persen. Di tempat ketiga ada NU dengan 18,4 persen dan PKI di posisi keempat dengan 16,4 persen.

Perolehan PKI jelas jadi kejutan, mengingat partai kiri itu babak belur usai Peristiwa Madiun 1948. PKI juga tak pernah dapat jatah posisi di kabinet maupun pemerintahan sejak legalitasnya dipulihkan pada 1950 hingga 1955. Tapi selama lima tahun itu mereka sukses mengembangkan kuantitas keanggotaan.

……….

Dengan taktik yang kurang lebih sama, PKI juga meraih sukses di Pemilu Daerah 1957-1958. Bahkan kali itu PKI berhasil mengungguli PNI

Hasil akhir dari keseluruhan rangkaian pemilu DPRD pun tidak jauh dari perkiraan itu. Sebagaimana dicatat Greg Fealy dalam Ijtihad Politik Ulama (2009: 257), PKI secara mengesankan berhasil menambah perolehan suaranya hingga 27 persen dibanding perolehan pada 1955.

Berbanding terbalik dengan PKI, perolehan suara tiga partai besar lainnya justru turun. Fealy mencatat, suara Masyumi dan NU turun dengan persentase hampir sama, 7 persen. Sementara PNI justru terpuruk dengan persentase penurunan suara hingga 20,8 persen.

Setidaknya PKI mampu meraih suara mayoritas di 18 kota dan kabupaten. Kota dan kabupaten itu antara lain Kota Cirebon, Magelang, Salatiga, Solo, Semarang, Madiun, Blitar, Surabaya, Kabupaten Cirebon, Cilacap, Gunung Kidul, Sukoharjo, Klaten, Boyolali, Ngawi, Madiun, dan Magetan.

selengkapya Kesuksesan PKI di Pemilu Daerah Bikin Partai Lain Gusar – tirto.id

Sejarah Pemilu 1955: Tentara Punya Hak Pilih & Banyak Mencoblos PKI -tirto.id

Sejarah Pemilu 1955: Panitia Pemilihan Diculik hingga Dibunuh -tirto.id 

Cara-Cara PKI Mengambil Hati Warga Akar Rumput Perdesaan – tirto.id

 

Pemilu 1955: Saling Tuduh Curang antara PNI dan Masyumi – tirto.id 

 

Jelang Pencoblosan, Surat Suara Pemilu 1955 Dicuri -tirto.id

Sejarah Hari Coblosan Pemilu 1955: Barat Relatif Aman, Timur Rawan – tirto.id

 

Pemilu Daerah 1957: PKI Berjaya dan Gagalnya Pilkada Langsung -tirto.id

Laporan Tirto.id ditulis oleh Faishal Hilmy Maulida, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Universitas Negeri Malang dan menyelesaikan studi magister di Departemen Ilmu Sejarah Universitas Indonesia. Menulis tesis tentang perwakilan politik dan gejolak politik setelah Pemilu 1955.

Merangkak Dibawah Bendera Merah. Perkembangan Partai Komunis Indonesia Tahun 1948 sampai Tahun 1955 – Ajeng Dewanthi (Skripsi)

Basworo, Bimo Bagas (2019) Harian Rakjat sebagai alat kampanye PKI dalam Pemilu 1955. Skripsi thesis, Sanata Dharma University.

Kumpulan Artikel Muhidin Dahlan Tentang PKI dan Pemilu 1955

19 Janji PKI di Pemilu 1955 yang Diperjuangkan Sampai Mati Setelah Pemilu

PKI Pemenang Pemilu 1955 di Yogyakarta

Di Karesidenan Surakarta PKI Juara Pemilu 1955

PKI Pemenang Pemilu 1955 di Karesidenan Semarang

Pemilu 55 dan Lobi PKI untuk Gelora Bung Karno

Media Partai

PKI Kalahkan Golkar di Museum H.M. Soeharto

40 Komik Strip PKI Pemilu 1955

Di Pemilu 1955, PKI Posisi 3 di Jawa Barat

Caleg “Orang-Bola” dari PKI di Pemilu 1955

PKI dan Konstituante (Pokok-Pokok Pikiran yang Dikemukakan Oleh PKI Dalam Kampanye Pemilihan Konstituante)

Depagitprop CCPKI

Pertahankan Republik Proklamasi 1945!

D.N. Aidit (8 November 1955)

Antara penerbitan brosur ini dan saat pemilihan umum untuk Konstituante hanya ada jarak beberapa minggu. Untuk menghadapi peristiwa penting ini dengan yakin, perlu bahwa, pertama, semua pengalaman terpenting dari pemilihan umum untuk Parlemen yang lalu dipelajari, dan kedua, diketahui dengan jelas tugas-tugas untuk menyelamatkan Republik Proklamasi dalam pemilihan umum untuk Konstituante yang akan datang.

Referat kawan Aidit ini menjelaskan dengan lengkap, sederhana dan jelas, dua hal tersebut. Oleh sebab itu, perlu sekali referat ini dipelajari, didiskusikan, dengan tujuan menguasai isinya, sehingga pemilihan Konstituante bisa ditempuh oleh tenaga-tenaga progresif dengan daya juang yang lebih besar dari pada pemilihan Parlemen yang lalu.

0christina3

sumber (klik) : THE INDONESIAN ELECTIONS OF 1955 – Herbert Feith

Rincian Perolehan Suara Tiap Propinsi

PEMILU 1955

Jawa Kalimantan Kep.Maluku Kep.Tenggara Sulawesi Sumatera

PEMILU KONSTITUANTE 1955

Jawa Kep.MalukuMaluku Kep.Tenggara Sulawesi Sumatera

PEMILU DAERAH 1957

Jawa Kalimantan

simak pula 1500 ‘entry’ lainnya pada link berikut

Daftar Isi Perpustakaan Genosida 1965-1966

Road to Justice : State Crimes after Oct 1st 1965 (Jakartanicus)

 

14542544_1036993449746974_4443364972569517121_o

13047818_10209343119272764_8338060706038815101_o13043485_10209343122352841_1135692553504633931_n (1)

Definisi yang diusulkan D. Nersessian (2010) untuk amandemen/ optional protocol Konvensi Anti-Genosida (1948) dan Statuta Roma (2000) mengenai Pengadilan Kejahatan Internasional. (disalin dari Harry Wibowo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s