Pontjopangrawit : Maestro Gamelan di Kiri Jalan, Digulis dan Hilang Pasca G30S/1965

Maestro Gamelan di Kiri Jalan – historia.id

Pontjopangrawit bisa melagukan Internasionale dengan gamelan. Hilang pasca tragedi 1965.

Gamelan Rantang dari Pengasingan – historia
Dalam kondisi kamp yang buruk, seorang seniman dari Solo membuat gamelan dari perkakas seadanya. Terkenal sebagai Gamelan Digul.

Gamelan Digul : Bukti Sejarah Kesenian di Penjara

Patah Tumbuh Hilang Berganti, Nyanyian dari Tanah Merah Digul

Diantara pejuang-pejuang kemerdekaan yang ‘didigulkan’ oleh kolonial Belanda, terdapat seorang ahli gending Pocopangrawit dari Surakarta yang gamelannya tersimpan rapi di museum Australia, dan selain itu juga ada dari Surakarta, pak Mangun Admojo, yang bernasib kurang baik karena diterkam oleh buaya ganas di Sungai Digul.

*) Tri Ramidjo, Putra Digulis, telah menulis 30 judul Cerpen yang dikumpulkan dalam “Kisah-kisah dari Tanah Merah” yang semua itu ditulis sekitar tahun 2006, 2007, dan 2008

tentang Tri Ramidjo

Gamelan Digul Jejak Perjuangan Anak Bangsa Melawan Penjajah Belanda

[tinjauan buku] Politik Politik dan Kajian Organologi ; : Kisah Gamelan Jawa dari Digul
Dyah Murwaningrum

Gamelan Digul Turut Membuka Mata Australia pada Indonesia

11300514-3x2-large

Gamelan Digul terbuat dari rantang dan pernah dimainkan secara rutin di Roemah Indonesia di Melbourne
Sumber Foto: ABC News, Natasya Salim
https://www.abc.net.au/indonesian/2019-07-11/gamelan-digul/11300596

simak juga

Mozaik Jejak Digulis : Dari Pemberontakan, ‘Gulag’ Boven Digul hingga Komite Kemerdekaan di Australia [Sejarah yang Dihilangkan]

simak pula 1200 ‘entry’ lainnya pada link berikut

Daftar Isi Perpustakaan Genosida 1965-1966

Road to Justice : State Crimes after Oct 1st 1965 (Jakartanicus)

 

14542544_1036993449746974_4443364972569517121_o

13047818_10209343119272764_8338060706038815101_o13043485_10209343122352841_1135692553504633931_n (1)

Definisi yang diusulkan D. Nersessian (2010) untuk amandemen/ optional protocol Konvensi Anti-Genosida (1948) dan Statuta Roma (2000) mengenai Pengadilan Kejahatan Internasional. (disalin dari Harry Wibowo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s