Umar Said : Pejuang Kemanusiaan Dengan Pena dan Restoran Koperasi Indonesia [Eksil ’65]

 unduh Perjalanan Hidup Saya  – A. Umar Said

 

Asvi Warman tentang buku A. Umar Said

In Memoriam Umar Said ( 26 Oktober 1926 — 8 Oktober 2011)

 

Kenangan Seorang SahabatSeorang karib yang tak pernah patah semangat berjuang. Wartawan dalam nama dan perbuatan.

Ibrahim Isa

 

Sosok Ringkih Yang Kukuh – Mengenang Umar Said

Yerry Wirawan

 

Mengenang PerkenalanDengan Umar Said – Wilson

 

LUAR BIASA ! Medali KotaParis untuk Umar Said

 

Umar Said: 25 TahunRestoran Koperasi Indonesia di Paris (ditulis tahun 2007)

 

Restoran INDONESIA adalah usaha kolektif yang dilahirkan oleh SCOP Fraternité (“Persaudaraan”), yang dalam tahun 1982 telah didirikan oleh 4 orang Perancis dan 4 orang Indonesia ( A. Umar Said, Budiman Sudharsono, Sobron Aidit, dan JJ Kusni) yang waktu itu datang bermukim di Perancis sebagai orang-orang yang mendapat asil politik karena akibat peristiwa 65 di Indonesia.

Di antara ciri-ciri yang menonjol dari restoran INDONESIA ini adalah bahwa ia didirikan dalam bentuk SCOP , singkatan dari “Société Coopérative Ouvrière de Production” (perusahaan koperasi pekerja untuk produksi). SCOP adalahsuatu badan hukum yang di Perancis dikenal sebagai usaha di bidang koperasi yang mengutamakan persamaan hak dan kewajiban, dan mementingkan segi persaudaraan, mengedepankan kesetiakawanan dan mentrapkan prinsip-prinsip kolektif dalam pengelolaan perusahaan. Pada garis besarnya, dan secara umum, restoran koperasi INDONESIA dijalankan dengan tujuan-tujuan yang disebut dalam bahasa Perancisnya“l’économie sociale” atau “l’économie solidaire”, atau juga istilah lainnya“l’économie alternative”.

Restoran INDONESIA
(Paris) Sebagai Duta Bangsa

19 Desember 2002

.

r.i. (trailer) 

a.dananjaya | 20 minutes | bahasa w/ english subtitle
| 2010.

unduh film lengkap

https://drive.google.com/open?id=0B4B8Ek70x1gRMXNNVVFWUzlKMGM

Cita-citauntuk membangun Indonesia Baru dibawah pimpinan Soekarno menyebabkan pengiriman sebagian rakyat yang berprofesi sebagai pelajar, seniman, jurnalis untukmenyerap pengetahuan dan pengalaman di beberapa negara Eropa. Di tengah pencapaian tersebut, Gerakan 30 September memberikan dampak yang begitu besar bagi mereka yang sedang berada di luar negeri. Bentuk represi Orde Baru terhadap orang-orang yang dianggap kiri dan komunis di luar negeri dilakukan dengan pemberlakuan screening atau pencabutan passport secara sepihak. Beberapa dari mereka memilih tidak kembali ke Tanah Air, karena begitu besar resiko yang akan dihadapi, seperti penangkapan dan penghilangan paksa. Untuk bisa bertahan di tengah tragedy kemanusiaan tersebut, mereka kemudian mendirikan sebuah restoran sebagai symbol solidaritas-kolektif para eksil. Restoran Indonesia di Paris, menjadi bagian dari gerak emansipasi manusia Indonesia yang peduli akan persoalan kemanusiaan ditengah pemboikotan serta pelarangan masyarakat Indonesia untuk berkunjung ke sana oleh rezim militer Soeharto. Stigmatisasi sebagai restoran ‘merah’ tak melemahkan semangat Restoran Indonesia sebagai monumen perjuangan kemanusiaan.

Seperti diakui Leila Chudori, Pulang diilhami oleh kehidupan kaum eksil (orang-orang yang ditolak,red) anggota PKI atau yang dituduh menjadi anggota PKI oleh Rezim Orde Baru, yang kemudian terpaksa bermukim di luar negeri. ¨Awalnya saya datang ke Paris untuk mengenalkan makanan Indonesia kepada kawan-kawan saya. Saya datang ke Restoran Indonesia, yang ternyata dikelola oleh dua orang eksil, yakni Umar Said dan Sobron Aidit. Saya sangat tertarik, banyak berkomunikasi dengan keduanya,”jelas Leila yang kemudian melakukan penelitian 6 tahun untuk buku ini.

 

‘Pulang’ Membuka LubangHitam Sejarah – Lea Pamungkas

 

 

WEBSITE UMAR SAID

http://umarsaid.gitlab.io/

Daftar artikel/tulisan
Umar Said (sekitar 350 buah) dalam Website Personalnya (bisa di klik langsung)
·
30 Mar 2008 »Sesudah Suharto meninggal
·
31 Des 2007 »Suara keras Gus Dur
·
28 Des 2007 »Merebut kekuasaan politik
·
09 Jul 2007 »Jihad Melawan Korupsi
·
28 Nov 2003 »Dosa dan aib besar Golkar
·
26 Okt 2003 »Kalau umur sudah 75 tahun
·
03 Feb 2002 »Bencana banjir dan utang
·
07 Des 2001 »Jihad korupsi demi rakyat
·
14 Agu 2001 »Awas, Hamzah bela Orba

simak pustaka eksil selengkapnya

Klayaban di Negeri Asing – Kompilasi Kisah-kisah Para Eksil 1965 

simak 1100 ‘entry’ lainnya pada link berikut

Daftar Isi Perpustakaan Genosida 1965-1966

Road to Justice : State Crimes after Oct 1st 1965 (Jakartanicus)

14542544_1036993449746974_4443364972569517121_o
 
13047818_10209343119272764_8338060706038815101_o13043485_10209343122352841_1135692553504633931_n (1)
Definisi yang diusulkan D. Nersessian (2010) untuk amandemen/ optional protocol Konvensi Anti-Genosida (1948) dan Statuta Roma (2000) mengenai Pengadilan Kejahatan Internasional. (disalin dari Harry Wibowo)
Bookmark and Share

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s