Hoax Keterlibatan Pemerintah RRT Dibalik G30S dan Hubungan (Diplomasi) Indonesia – RRT Pada Masa Perang Dingin 1945-1965

simak juga

Perang Dingin, Politik Luar Negeri Amerika Serikat vis a vis Soekarno dan Genosida Politik 1965-1966

Hubungan Luar Negeri Uni Sovyet – Indonesia Masa Perang Dingin dan Sikap Uni Sovyet Terhadap G30S (dan Genosida 1965-1966)

[Kompilasi] Tionghoa dan Sejarah Gelap Genosida 1965-1966

 

Menutur Prof A Dahana – Guru Besar Sinologi UI yang juga menerjemahkan disertasi Taomu Zhou, ada tiga buku yang patut dibaca untuk membahas hubungan Indonesia dan RRT pada masa perang dingin. Pertama, adalah buku karya David Mozingo – ‘Chinese Policy Toward Indonesia’ yang telah menjadi karya klasik menyangkut tema tersebut. Kemudian  karya Hong LIU ‘China anda Shapping of Indonesia 1949-1965’ yang menurut Dahana memberikan ilustrasi tentang bagaimana faktor pengaruh Tiongkok terhadap kebijakan pemerintah Indonesia. Sedangkan melalui buku/kajian Taomu Zhou “Diaspora And Diplomacy: China, Indonesia And The Cold War, 1945-1967” Dahana menyebutkaan menggambarkan dan memberikan analisis bagaimana Indonesia  dan Tiongkok berinteraksi dan juga bagaimana dampaknya terhadap sebagian masyarakat Indonesia, khususnya golongan etnik Tionghoa. Kecuali buku David Mozingo, kabar gembiranya telah diterbitkan dalam Bahasa Indonesia. Karya Hong LIU diterbitkan oleh Komunitas Bambu (2015) Sukarno, Tiongkok dan Pembentukan Indonesia (1949-1965) dan karya Taomo Zhou REVOLUSI, DIPLOMASI, DIASPORA : Indonesia, Tiongkok dan Etnik Tiongha, 1945-1967 oleh Penerbit Kompas (2019)

 referensi dari pengantar A. Dahana untuk buku Taomo Zhou

 

Dalam publikasi ini utamanya kami menghimpun artikel ilmiah serta referensi buku dari kajian/penelitian Hong LIU dan Taomo Zhou. Kami juga menghimpun tinjauan buku baik dalam bentuk resensi maupun artikel lain yang menggunakan referensi dari kedua buku ini. Selain itu ada empat kajian ilmiah kami sertakan, berikut satu artikel ilmiah yang ditulis seara duet oleh kedua akademisi ini. Lebih jauh jangan ragu untuk menyimak kedua buku yang sudah di terbitan edisi Indonesianya ini. Sayangnya buku David Mozingo tidak diterbitkan edisi Indonesianya dan juga kami tidak bisa memperoleh tinjauan buku ini.

 

dissertation– abstract

Diaspora And Diplomacy: China, Indonesia AndThe Cold War, 1945-1967 – Taomo Zhou

 

China and the Thirtieth of September Movemen Taomo Zhou

 

Ambivalent Alliance Chinese Policy towardsIndonesia, 1960-1965 – Taomo Zhou

 

 

 

Apakah Rezim Mao Terlibat G30S? – historia

*tinjauan kajian Taomo Zhou

beberapa artikel di The Jakarta Post, Historia
dan Tirto yang merujuk kepada kajian Taomo Zhou

 

China and the Sept. 30 movement – A. Dahana [the Jakarta Post]

 

A glimpse of Mao and the Sept. 30 Movement
(Part 1 of 2) – Sabam Siagian

[the Jakarta Post]

 

A glimpse of Mao Zedong and the Sept. 30Movement (Part 2 of 2) – Sabam Siagian

[the Jakarta Post]

Drama 1965 di Atas Panggung Asia – historia

Buku yang membuka mata atas berbagai reaksi
negeri-negeri di Asia terhadap genosida politik di Indonesia.

Tentang Pasokan Ribuan Senjata dari Cina pada1965 – tirto.id

 

 lain-lain

 

Arsip Rahasia AS: Hoax Mao Zedong Terlibat G30S – tirto.id

Dokumen AS : China dan Bantuan Senjata G30S 1965, Hoax -detik.com 

 

 

 

 

3d9fc-9789971693817_1024x1024

 

***Tinjauan karya Hong LIU oleh Taomo Zhou

Book Review:China and the Shaping of Indonesia, 1949-1965 by Liu Hong. The China Quarterly, volume 212 (December2012): 1140-1142. – Taomo Zhou

China and the Shaping of Indonesia-Introduction and Conclusion – Hong LIU

 

 

China anda Shapping of Indonesia 1949-1965 – Hong LIU

Abstract : The interactions and mutual perceptions of China and Indonesia were a significant element in Asia’s postcolonial transformation, but as result of the prevailing emphasis on diplomatic and political relations within a Cold War and nation-state framework, their multi-dimensional interrelationship and its complex domestic ramifications have escaped scholarly scrutiny. China and the Shaping of Indonesia provides a meticulous account of versatile interplay between knowledge, power, ethnicity, and diplomacy in the context of Sino-Indonesian interactions between 1949 and 1965. Taking a transnational approach that views Asia as a flexible geographical and political construct, this book addresses three central questions. First, what images of China were prevalent in Indonesia, and how were narratives about China construed and reconstructed? Second, why did the China Metaphor – the projection of an imagined foreign land onto the local intellectural and political milieu – become central to Indonesians’ conception of themselves and a cause for self criticism and rediscovery? Third, how was the China Metaphor incorporated into Indonesia’s domestic politics and culture, and how did it affect the postcolonial transformation, the fate of the ethnic Chinese minority, and Sino-Indonesian diplomacy? Employing a wide range of hitherto untapped primary materials in Indonesian and Chinese as well as his own interviews, Hong Liu presents a compelling argument that many influential politicians and intellectuals, among them Sukarno, Hatta, and Pramoedya, utilized China as an alternative model of modernity in conceiving and developing projects of social engineering, cultural regeneration and political restructuring that helped shape the trajectory of modern Indonesia. The multiplicity of China thus constituted a site of political contestations and intellectual imaginations. The study is a major contribution both to the intellectual and political history of Indonesia and to the reconceptualization of Asian studies, it also serves as a timely reminder of the importance of historicizing China’s rising soft power in a transnational Asia.

https://www.researchgate.net/publication/287088699_China_and_the_shaping_of_Indonesia_1949-1965

 

 

Constructing a China Metahor Sukarno’s Perception of the PRC and Indonesia’s Political Transformation – Hong LIU

 

 

Tinjauan Pustaka Buku Hong Liu : CHINA AND THESHAPING OF INDONESIA, 1949-1965

Thung Ju Lan 

 

Review by Keng We Koh

 

Review by Nobuhiro Aizawa

 

 

 

***** Kajian Bersama Taomo Zhou dan Hong Liu
 
Chinese Foreign Policy: Southeast Asia
Taomo Zhou and Hong Liu
This chapter examines the changing contours of China–Southeast Asia relations from the founding of the People’s Republic of China (PRC) in 1949 to the present. It consists of two parts: The first part presents a chronological historical overview of the relationship between China and Southeast Asia. During the Mao era (1949–1976), ideology had been the main driving force behind Chinese policy towards Southeast Asia. Since the launch of the ‘reform and opening-up’ (gaige kaifang, 改革开放) program by a new leadership under Deng Xiaoping at the end of 1978, Sino-Southeast Asian relations have been mainly shaped by the economic interests and realpolitik calculations of different stakeholders, including the Chinese and Southeast Asian governments as well as major external powers such as the United States and Japan. The second part of this chapter discusses three major factors affecting this relationship: ethnic Chinese in Southeast Asia, South China Sea disputes and increasingly complex trade and investment networks. The conclusion identifies a few currently debated issues and some future challenges, including the PRC’s ‘One Belt One Road’ initiative and its efforts to project soft power.
 
 
Lain-lain yang relevan
 
Pada saat itu, Soekarno tampil sebagai pemain yang mengatur lalu lintas interaksi politik Indonesia-Tiongkok di pentas global.
 
 
 
 
 
 
 
 
Hubungan antara Tiongkok dengan Indonesia pada tahun 1955-1959 tidak selalu berorientasi ideologis atau politik semata, tetapi berada di antara keduanya. Hal ini bukan hanya dipengaruhi oleh perubahan situasi politikdalam negeri atau lingkungan internasional, tetapi juga terkait erat dengan permasalahan sosial dan sejarah yangmelampaui batas-batas geografis, ideologis dan etnis antara dua negara. Pada titik tertentu, eratnya hubungan saat itu bukan disebabkan oleh kecenderungan Indonesia yang semakin ke kiri ataupun intervensi politik secaralangsung, tetapi dikarenakan adanya kesamaan kepentingan dan identitas kedua negara yang secara signifikanmendorong berbentuknya Demokrasi Terpimpin di Indonesia.
 
 
 
simak juga 
 

Menguak Arsip-arsip ‘Rahasia’ Amerika Serikat, Rusia, Cina, Jerman dan Indonesia Tentang G 30 S dan Pembunuhan Massal-Genosida 1965-1996

262 Dokumen Rahasia ‘Foreign Relations of the United States 1964-1968’ terkait Konfrontasi Sukarno vs Malaysia, Konfrontasi Sukarno dan AS, Kudeta dan Kontra Reaksi serta Amerika Serikat dan Suharto

Jejak CIA Dalam Pusaran Perang Dingin, Penggulingan Sukarno dan Genosida 1965-1966 

Keterlibatan Pemerintah Inggris dalam Penggulingan Sukarno dan Kejahatan Kemanusiaan –Genosida 1965-1966

Keterlibatan Pemerintah Australia dalam Kejahatan Kemanusiaan dan Genosida 1965-1966

Frank Palmos Jurnalis Australia Saksi Mata Genosida 1965 [dan bagaimana sikap media Australia terhadap Genosida 1965

Keterlibatan ‘Jerman’ dalam Genosida 1965 dan Peran Agen Rahasia Oebsger-Roder (Mantan Perwira Nazi) di Indonesia

Selandia Baru Diam-diam Mendukung Kudeta Militer 1965 Sejalan Dengan Keterlibatannya Dalam Konfrontasi Indonesia-Malaysia

Peristiwa 1965 : Persepsi dan Sikap Jepang – Kuliah Umum dan Buku Prof Aiko Kurasawa 

Perang Dingin, Politik Luar Negeri Amerika Serikat vis a vis Soekarno dan Genosida Politik 1965-1966

Perang Dingin di Kota Pahlawan: Hubungan AS-Indonesia dan Operasi Anti-Komunis di Surabaya 1963-1965 *Studi Dahlia Gratia Setiyawan

simak 700 ‘entry’ lainnya pada link berikut

Daftar Isi Perpustakaan Genosida 1965-1966

Road to Justice : State Crimes after Oct 1st 1965 (Jakartanicus)

14542544_1036993449746974_4443364972569517121_o
13047818_10209343119272764_8338060706038815101_o13043485_10209343122352841_1135692553504633931_n (1)
Definisi yang diusulkan D. Nersessian (2010) untuk amandemen/ optional protocol Konvensi Anti-Genosida (1948) dan Statuta Roma (2000) mengenai Pengadilan Kejahatan Internasional. (disalin dari Harry Wibowo)
Bookmark and Share

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s