Jejak Walikota dan Bupati Kader PKI / Dicalonkan oleh PKI Yang Disingkirkan (Diberhentikan, Dipenjarakan Hingga Dieksekusi Mati) Pasca G30S 1965

Setidaknya PKI mampu meraih suara mayoritas di 18 kota dan kabupaten. Kota dan kabupaten itu antara lain Kota Cirebon, Magelang, Salatiga, Solo, Semarang, Madiun, Blitar, Surabaya, Kabupaten Cirebon, Cilacap, Gunung Kidul, Sukoharjo, Klaten, Boyolali, Ngawi, Madiun, dan Magetan.

dipetik dari Kesuksesan PKI di Pemilu Daerah Bikin Partai Lain Gusar – tirto.id

lebih lanjut simak kompilasi Pemilu 1955 dan 1957 : ‘Kemenangan’ PKI Setelah Terpuruk Usai Peristiwa Madiun 1948, Mengusarkan Lawan-lawan Politiknya

Memasuki tahun 1960, hasil kerja keras dituai. Hampir di tiap penjuru negeri, panji Palu Arit berkibar. Pimpinan PKI, D.N Aidit mengklaim massa PKI di seluruh Indonesia telah mencapai 1,5 juta anggota. Di sejumlah daerah tingkat II (Cirebon di Jawa Barat, Surabaya di Jawa Timur, Surakarta, Magelang, Salatiga, dan Boyolali di Jawa Tengah), kader PKI menduduki kursi bupati atau walikota.

dipetik dari Mengapa PKI Berjaya? – historia

Crucially, in addition to removing PKI elements from state industries and placing those enterprises in Army hands, the anti-communist provincial authorities in East Java also began to remove Communist Party members and affiliates who held government leadership positions in the province. On 29 October, Governor Wijono suspended eight regents (bupati) and mayors as well as PKI-nominated representatives in regional government bodies and assemblies.*

*Keputusan Gubernur Djawa Timur: delapan bupati dan walikota di Djatim diberhentikan sementara,” SurabajaPost, 29 October 1965, I.

dipetik dari The Cold War in the City of Heroes: U.S.-Indonesian Relations and Anti-Communist Operations in Surabaya,1963-1965 – – Dahlia Gratia Setiyawan halaman 240

Daftar Sementara Walikota/Bupati dari  Kader PKI atau dicalonkan oleh PKI

*khusus Jawa Timur baru terlacak 5 Walikota/Bupati dari 8 seperti disebutkan dalam Keputusan Gubernur Jatim diatas, sedang di Jawa Tengah masih diverifikasi untuk informasi terkait Karanganyar, Wonogiri dan Sragen.

Kemudian Bupati di Karanganyar, Dr. Harun Ar-Rasyid, dia juga PKI. Begitu pula Bupati di Wonogiri Broto Paranoto dan Bupati Sragen juga PKI

dipetik dari buku Malam Bencana 1965 Dalam Belitan Krisis Nasional: Bagian II Konflik Lokal (hal 483)

*untuk Bupati Karanganyar Dr. Harun Ar-Rasyid dibenarkan oleh kesaksian putri D.A Santoso, (Bupati Cilacap 1958-1965), namun nama ini tidak tercantum dalam daftar bupati-bupati yang dikeluarkan Pemda Karanganyar

RAS Prabowo Walikota Cirebon 1960-1965

Harun Zaenal Abidin Bupati Cirebon 1960-1965

D.A. Santoso Bupati Cilacap 1958-1965

Oetomo Ramelan Walikota Surakarta 1963 -1965

Bakrie Wahab Walikota Salatiga 1961-1966

Suali Dwijosukanto Bupati Boyolali 1961-1965

Argo Ismoyo Walikota Magelang 1958-1965

Dr. Harun Ar-Rasyid Bupati Karanganyar ………*

Moerachman Walikota Surabaya 1963-1965

*Walikota Surabaya sebelumnya Raden Satrio Sastrodiredjo (1958-1963) juga berasal dari PKI

Soebandi Sastrosoetomo Bupati Magetan 1960-1965

R. Soemarsono Bupati Blitar 1960-1965

Raden Kardiono BA Bupati Madiun 1962-1965

Suherman Bupati Ngawi 1958-1965

Soewarso Kanapi S.H Bupati Banyuwangi 1965-1966

jejak yang bisa ditelusuri dari dunia maya

berikut kami sajikan beberapa artikel online yang memang sangat terbatas terkait dengan jejak walikota/bupati ini diharapkan kemudian ada kajian-kajian yang lebih lengkap dan komprehensif tentang sosok para pimpinan daerah ini.

******

[Moerachman Walikota Surabaya 1963-1965]

Tugu Pak Sakerah dan Wali Kota Surabaya dari PKI

Wali kota Surabaya dua periode berturut-turut berasal dari PKI. Foto mereka sempat dihilangkan.

The Cold War in the City of Heroes: U.S.-Indonesian Relations and Anti-Communist Operations in Surabaya,1963-1965 – – Dahlia Gratia Setiyawan

*dalam indeks nama Moerachman disebutkan 61 kali di tesis ini

info grafis berikut ini bersumber dari Page Facebook Surabaya Tempo Dulu

[Oetomo Ramelan Walikota Surakarta 1963 -1965]

Oetomo Ramelan dalam buku Buried Histories: The Anticommunist Massacres of 1965-1966 in Indonesia karya John Roosa (pencarian google book)

Arsip Foto Oetomo Ramelan

bagian 1 bagian 2

Oetomo Ramelan Ketua Kehormatan Panitia KONGRES LEKRA SOLO 23-30 Januari 1959

Oetomo Ramelan Divonis Mati – sinarharapan

[D.A. Santoso Bupati Cilacap 1958-1965]

klik Profil

Pada tahun 1967 D.A. Santosa diajukan ke pengadilan dengan tuduhan terlibat dalam G30/S, dalam persidangan tersebut pledoi pembelaannya ditolak majelis hakim dan ia divonis hukuman 20 tahun penjara. D.A. Santosa menjalani hukumannya di LP Permisan, pulau Nusa Kambangan hingga dibebaskan pada bulan April 1980 setelah mendekam selama 15 tahun dalam penjara. Hartati istrinya ditahan tanpa diadili selama 8 tahun, dibebaskan pada tahun 1973. ( sumber wikiwand dalam profil diatas)

[Argo Ismoyo Walikota Magelang 1958-1965]

“Di sini kita bisa mengenang jasa-jasa almarhum Raden Wibowo Hellie dan Argo Ismoyo yang pernah memimpin Kota Magelang. Mereka adalah inspirasi generasi sekarang untuk meneruskan perjuangan,” ujar Sigit di sela ziarah.

selengkapnya simak Wali Kota Awali Peringatan Hari Jadi Kota Magelang dengan Ziarah -suaramerdeka

Argo Ismoyo (mantan Walikota Magelang) diadili oleh Pengadilan Negeri Magelang, tanggal 28 Desember 1977 dijatuhi vonis hukuman penjara seumur hidup (sumber https://g30s-pki.com/687-2/)

{RAS Prabowo Walikota Cirebon 1960-1965]

Budayawan Cirebon Nurdin M Noer mengatakan, menara air di daerah Tuparev yang menjulang tinggi dan terdapat tulisan ‘Selamat Datang Di Cirebon Kota Berintan’ dibangun oleh Wali Kota Cirebon RSA Prabowo, yang menjabat dari tahun 1960 sampai 1965.

….

“Prabowo ditangkap, diadili hingga dijebloskan ke penjara. Bersama Bupati Cirebon Harun Zaenal Abidin pada tahun 1966,” …..

selengkapnya Cirebon Pernah Dipimpin Fungsionaris PKI -okezone

[Bakri Wahab Walikota Salatiga 1961-1966]

Satu Bingkai Kosong –

BAKRIE WAHAB, WALIKOTA SALATIGA 1961-1965 YANG BERAFILIASI DENGAN PKI, TIDAK MENYATAKAN DUKUNGANNYA SECARA TERBUKA TERHADAP PERISTIWA G30S. SETELAH 1965, NASIBNYA TIDAK DIKETAHUI.

simak dalam Salatiga : Kota Merah – Liputan Khusus Lentera dan Peristiwa G30S di Kota Salatiga – historia.id

[Soebandi Sastrosoetomo Bupati Magetan 1960-1965]

Profil

[Raden Kardiono BA Bupati Madiun 1962-1965]

Bupati ke 29
Berdasarkan peraturan Pemilihan Bupati Kepala Daerah dalam sidang DPRD Kabupaten Madiun tahun 1962 seorang calon dari PKI/Partai Ko­munis Indonesia mendapat suara terbanyak dari calon-calon lainnya. Oleh karenanya calon PKI – Raden Kardiono BA dikukuhkan secara sah menjadi Bupati Madiun yang ke XXIX.

(sumber Bupati Madiun ke 25 sampai dengan ke 34 – Pusaka Jawatimuran)

[Suali Dwijosukanto Bupati Boyolali 1961-1965]

Keponakan saya bilang saya mau dibunuh,” ujar Soenarno.

Soenarno tak membual. Keponakannya, Sri Widayani mengatakan Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) didatangkan dari Jakarta untuk memburu simpatisan Soekarno. Terutama, yang diduga terlibat dalam gerakan Partai Komunis Indonesia (PKI). Selain Soenarno, ada Bupati Boyolali, Suali yang juga menjadi target pasukan tersebut.

Suali tak beruntung. Dia mati dibunuh.

dipetik dari Menjelang Detik Terakhir oleh Anugerah Perkasa

Selanjutnya di Kabupaten Boyolali, tepatnya di wilayah Sonolayu, terdapat tempat pemakaman umum di tengah kota yang pada sisi pinggirnya merupakan kuburan massal berisi 100-200 jenazah tidak dikenal. Warga sekitar mengatakan pada Bejo, sekitar tahun 1965 pernah dibuat lubang besar. Banyak tahanan politik yang diseret, dipukul dan dieksekusi kemudian dikuburkan di situ tanpa nisan penanda. “Itu menurut pengakuan warga sekitar dan juru kunci pemakaman,” ucapnya.

Menurut Bejo, di tempat tersebut juga menjadi lokasi eksekusi Bupati Boyolali Suwali dan anggota DPRD Siswowitono pada tahun 1965.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “YPKP 1965 Sebut Ada Puluhan hingga Ratusan Kuburan Massal Tragedi 1965 di Jawa”,

[Soewarso Kanapi S.H Bupati Banyuwangi 1965-1966]

Bupati Banyuwangi Soewarso Kanapi S.H. yang menjabat tahun 1965-1966 adalah kandidat yang diusung oleh PKI dan NU Banyuwangi. Menang tipis dari kandidat Joko Supaat Slamet, (Komandan Kodim Banyuwangi) yang diusung PNI dan NU Blambangan

simak PKI-NU Mesra Kalahkan Calon TNI, Pembunuhan 1965 Menggila

simak pula

Tujuh Gubernur Sukarnois yang Dituduh Terlibat PKI dan Disingkirkan. Satu orang diculik dandihilangkan, Satu Mengalami Persekusi Massa!

Penyingkiran dan Pemenjaraan 21 Menteri Loyalis Sukarno Paska G30S dan Supersemar 

Sukrisno, Djawoto, Mohamad Ali Chanafiah, Soeraedi Tahsin, A.M Hanafi : Eks Duta Besar IndonesiaYang Klayaban Sebagai Eksil Paska Gestok dan ‘Kudeta’ Soeharto

Daftar Partai Politik & Organisasi Massa yang Dituduh Terlibat G30S dan Dibekukan Kegiatannya Tahun 1965

Genosida Intelektual 1965 dan Perampasan 16 Institusi Pendidikan ‘Kiri’

Daftar Tahanan Politik (TAPOL) Anggota Kabinet – Parlemen Hingga 31 Juli 1971, Mayoritas Karena Keterkaitannya Dengan PKI, SOBSI, BTI dan Gerwani

simak 1400 ‘entry’ lainnya pada link berikut

Daftar Isi Perpustakaan Genosida 1965-1966

Road to Justice : State Crimes after Oct 1st 1965 (Jakartanicus)

14542544_1036993449746974_4443364972569517121_o
13047818_10209343119272764_8338060706038815101_o
13043485_10209343122352841_1135692553504633931_n (1)

Definisi yang diusulkan D. Nersessian (2010) untuk amandemen/ optional protocol Konvensi Anti-Genosida (1948) dan Statuta Roma (2000) mengenai Pengadilan Kejahatan Internasional. (disalin dari Harry Wibowo)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s