Bibliografi / Daftar Isi Perpustakaan-Online Genosida / Peristiwa 1965 – 1966 #PerpustakaanOnlineGenosida65_66 #UninstallHoaxG30SPKI

Bukan Cuma Angka, Mereka Bernama dan Sepenuhnya Manusia “…tidak tahu, tidak mau tahu, pura-pura tidak tahu atau – inilah yang tragis – takut untuk tahu.. Hersri Setiawan Situs Literasi (Online) Genosida 1965-1966 adalah situs terlengkap dengan 600 ‘entry’  (dan masih akan terus ditambahkan). Tentu kami tidak menyimpan ratusan Disertasi, Tesis, Paper Ilmiah, Artikel Opini, Berita…

99,5 Persen Responden Ingin Kasus HAM Tuntas Lewat Pengadilan – Survey Litbang Kompas 2019 (*terlampir Ringkasan Eksekutif : Laporan Penyelidikan Pelanggaran HAM Berat – Komnas HAM)

Survei Litbang Kompas: 99,5 Persen Responden Ingin Kasus HAM Tuntas Lewat Pengadilan Berdasarkan catatan Kejaksaan Agung, saat ini ada 12 kasus pelanggaran HAM berat yang belum dituntaskan. Sebanyak 8 kasus terjadi sebelum terbitnya Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM. Kedelapan kasus tersebut adalah Peristiwa 1965, peristiwa Penembakan Misterius (Petrus), Peristiwa Trisaksi, Semanggi I…

Laporan Akhir Sidang Rakyat Internasional 1965 & Bibliografi Online Untuk Bacaan Lanjut [The IPT 1965 Final Report]

ebook FINAL REPORT OF THE IPT 1965 : Findings and Documents of the International People’s Tribunal on Crimes against Humanity Indonesia 1965 cover foto karya Koes Komo Temuan dan Rekomendasi Majelis Hakim International People’s Tribunal 65 Road to Justice : State Crimes after Oct 1st 1965 (Jakartanicus) Final Report of the International People’s Tribunal on Crimes…

Djedjak Darah: Surat Teruntuk Adinda (M. Aprisiyanto) – Penerima Penghargaan FFI untuk Film Pendek Terbaik Tahun 2004

Sinopsis Film: Hardjono adalah pemain kethoprak yang berbakat. Ia diajak Gito untuk sebuah pementasandi Istana Negara. Untuk itu, ia meninggalkan kekasihnya, Pertiwi, dan keluarganya. Selama proses persiapan pementasan, terjadilah peristiwa G30S. Gito adalah seorang anggota Lekra yang kemudian tertangkap. Sebab kedekatan Hardjono pada Gito, maka pada suatu hari Hardjono tertangkap. Film ini merupakan saat terakhir…

Dr. Tio Oen Bik, A Global Warrior : Alumni Stovia Surabaya, Kedokteran Universitas Amsterdam, serta Pendiri Organisasi Tionghoa Indonesia Pro Kemerdekaan Yang Turut Berjuang di Front Pertempuran Melawan Fasisme Dari Spanyol Hingga Cina …..

Dr. Tio Oen Bik, A Global Warrior : Alumni Stovia Surabaya, Kedokteran Universitas Amsterdam, serta Pendiri Organisasi Tionghoa Indonesia Pro Kemerdekaan Indonesia Yang Berjuang di Front Pertempuran Melawan Fasisme Dari Spanyol Hingga Cina ….. cover photo : https://spanjestrijders.nl/bio/tio-oen-bik   simak pula Orang-orang Indonesia Yang Melawan Fasisme Nazi Hingga Mereka Yang Tewas dan Selamat dari Kamp…

Konsepsi/Ide-ide Pembangunan PKI dan Demokrasi Terpimpin

simak juga [ARSIP] Manipol/Usdek, Resopim, Dekon : Garis Besar Haluan Negara Masa Demokrasi Terpimpin / GBHN Terakhir Sebelum G30S dan Kudeta Suharto  ******   THE COMMUNIST IDEAS OF ECONOMIC DEVELOPMENT : THE PKI’S INTELLECTUAL GROWTH DURING THE GUIDED DEMOCRACY PERIOD 1959-1965 IDE-IDE PEMBANGUNAN KOMUNIS : PERKEMBANGAN INTELEKTUAL PKI PADA MASA DEMOKRASI TERPIMPIN 1959-1965 Farabi Fakih…

Factsheet : Keadilan Transisi dan 4 Pilar Hak Korban

unduh https://asia-ajar.org/wp-content/uploads/2018/10/Transitional-Justice-Factsheet-Bahasa-Indonesia.pdf           simak 600 ‘entry’ lainnya pada link berikut Daftar Isi Perpustakaan Genosida 1965-1966 Road to Justice : State Crimes after Oct 1st 1965 (Jakartanicus)   Definisi yang diusulkan D. Nersessian (2010) untuk amandemen/ optional protocol Konvensi Anti-Genosida (1948) dan Statuta Roma (2000) mengenai Pengadilan Kejahatan Internasional. (disalin dari Harry Wibowo)

WALOEJO SEDJATI : Orang Buangan Yang Berhasil Meraih Gelar Doktor dan Juga Dokter Spesialis Bedah Cemerlang, Orang Buangan Dari Pyongyang Hingga Moskwa, dan Paris (1960-2013) #Eksil

Menyusul peristiwa Gerakan 30 September (G30S) 1965, Indonesia memasuki era totalitarianisme, setelah direbutnya secara bertahap kekuasaan Presiden Sukarno oleh Mayor Jenderal Soeharto. Persitiwa G30S dijadikan alasan Soeharto dan rezim militer Orde Barunya untuk “membasmi” semua orang yang diduga terkait Partai Komunis indonesia (PKi), partai yang dianggap bertanggung jawab atas penculikan dan pembunuhan tujuh jenderal angkatan…