Mia Bustam : Sebongkah Ingatan di Punggung Gelombang*

*’sebongkah ingatan di punggung gelombang’ disalin dari judul artikel Maria Hartiningsih (terlampir)

Mia Bustam dan Lekra ( Lembaga Kebudayaan Rakyat)

disalin dari facebook Living1965setiaphari

56560620_585091788631823_4124983451180859392_o

Karya kruisteek ini dibuat oleh ibuku, Mia Bustam, menggambarkan kedua anakku Arnas dan Mia yang sedang akan menengok eyangnya ke kamp Plantungan, seolah-olah mereka sudah dekat dengan kamp. Sebelum masuk kamp, mereka harus melalui sawah-sawah, dengan gunung di latar belakang, entah gunung apa. Benang untuk kruisteek biasanya benang cap Payung, yang bagus. Kami pernah mencoba benang kruisteek cap bidadari: warnanya bagus, tapi memudar. Tadinya warna pink, lama kelamaan jadi putih.⁣⠀
.⁣⠀
Sri Nasti Rukmawati⁣⠀
Foto @salahcetak⁣⠀
#1965setiaphari⁣⠀
#living1965⁣⠀
.⁣⠀
#srinastirukmawati #shalahuddinsiregar #sulaman #benangsulam #miabustam 

#plantungan #sejarahindonesia #ekstapol⁣⠀

Foto koleksi keluarga Mia Bustam detil klik @rsipIVAA

02-bantuan-soviet-buat-asian-games-1962--indepth--lugas_2

Sejarah: Sebongkah Ingatan di Punggung Gelombang – Maria Hartiningsih Kompas, 

Meniti Lembaran Mia Bustam, Mantan Tahanan Politik Geger 1965 – nationalgeographic.grid.id

Peliknya Menjalin Komunikasi dengan Tapol – historia.id
Ketika suasana pasca-G30S masih mencekam penangkapan masih berjalan, banyak keluarga memilih lepas kontak dengan anggota keluarga yang jadi tapol. Berubah setelah situasi membaik.

Yang Terpisah Karena 1965 – historia.id
Setelah penangkapan besar-besaran di Yogyakarta, anak-anak Mia Bustam terpaksa hidup berpencar.

miabustam

[BUKU] Dari Kamp Ke Kamp, Catatan Kehidupan Mia Bustam
[Maria Hartiningsih/KOMPAS/Agustus2008]

Membongkar Rahasia Kehidupan dengan Kesederhanaan | Dhianita Kusuma Pertiwi 

Mia Bustami : Dari Kamp ke Kamp, Cerita seorang Perempuan – Mari Hasugian – tempo

mia bustam

MIa Bustam, Perempuan Tangguh Bermental Baja – marsinahfm

Tahun-Tahun Bersama Sudjojono – Ade Tanesia
Kalau orang bertanya, apakah aku masih mencintai Sudjojono? Aku jawab tidak, yang tertinggal hanya iba padanya.

Sejarah, Perempuan, Pangan – Bandung Mawardi

“Di Dalam Kelambu Tertutup” — Cara Lain Mengungkap Seorang Perempuan dalam Suatu Kisah – Audya Amalia

Akhir Perjalanan Mia Bustam – Fransica Ria Susanti

simak 700 ‘entry’ lainnya pada link berikut

Daftar Isi Perpustakaan Genosida 1965-1966

Road to Justice : State Crimes after Oct 1st 1965 (Jakartanicus)

 

14542544_1036993449746974_4443364972569517121_o

13047818_10209343119272764_8338060706038815101_o13043485_10209343122352841_1135692553504633931_n (1)

Definisi yang diusulkan D. Nersessian (2010) untuk amandemen/ optional protocol Konvensi Anti-Genosida (1948) dan Statuta Roma (2000) mengenai Pengadilan Kejahatan Internasional. (disalin dari Harry Wibowo

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s