Mengurai Kebohongan Dibalik Narasi (Hoax Orba) G-30-S/PKI : G30S Sebagai Dalih Pembantaian Massal 1965-1966

*Dalih Pembunuhan Massal* menegaskan hal yang sangat penting, bahwa G-30-S disalahtafsirkan secara sengaja, dipelintir dan dihadirkan kembali secara salah pula agar menjadi dalih untuk melancarkan operasi pembasmian yang menjadi salah satu kengerian terbesar dalam sejarah modern dunia.

Hilmar Farid dalam G-30-S dan Pembunuhan Massal 1965-66

simak juga Menyingkap Misteri Membangun Empati : G30S Sebagai Dalih Pembantaian Massal 1965-1966 – Budiawan

unduh

Dalih Pembunuhan Massal: Gerakan 30 September dan Kudeta Suharto– John Roosa

Dalam seluruh sejarah Repubik Indonesia, sulit menemukan kabar bohong, bualan, atau hoax yang lebih dahsyat dan merusak ketimbang cerita tentang “G-30-S/PKI”. Dahsyat tingkat kebohongannya, dahsyat skala atau lingkup korbannya hingga beberapa keturunan. Inilah hoax yang diproduksi dan disebarkan besar-besaran selama lebih dari tiga generasi oleh negara sejak 1966


selengkapnya Dari Kencing Onta sampai PKI – Ariel Heryanto 


Orde Baru Soeharto dibangun dari hoax. Hari-hari awal pasca-G30S adalah periode krusial hoax sejarah diciptakan. Pada periode krusial itulah narasi tentang para jenderal yang dimutilasi oleh Gerwani berkembang. Hasil visum dokter yang mengotopsi jenazah para jenderal yang dibuka kemudian membuktikan bahwa itu hoax.

Kenyataannya sebagian besar jenderal itu tewas ditembak sebelum dikubur di Lubang Buaya. Tapi, masyarakat saat itu terlanjur termakan hoax yang diciptakan klik Soeharto. Menurut peneliti senior Lembaga Studi Pers dan Pembangunan Ignatius Haryanto, surat kabar menjadi media utama tersebarnya hoax itu. Selama 1-6 Oktober 1965 Angkatan Darat melarang penerbitan semua surat kabar, kecuali Angkatan Bersenjata dan Berita Yudha. Keduanya lalu memonopoli pemberitaan terkait G30S.

 

Selengkapnya Jebakan Hoax dari Rezim Soeharto hingga Kini – historia.id 

 

 

Memahami Fakta Sejarah VS HOAX/Penggelapan Sejarah G30S 1965 dan Setelahnya Dalam 10 Menit.[Sebuah Langkah Awal] 

 

Lima Versi/Tesis pelaku Peristiwa G30S dan Sintesa John Rossa Melalui Buku Dalih Pembunuhan Massal

 

TIDAK ADA PENYIKSAAN TERHADAP 6 JENDERAL

 

FITNAH DAN DUSTA KEJI DI BALIK LEGENDA LUBANG BUAYA (DAN GERWANI SEBAGAI KUMPULAN PEMBUNUH DAN SETAN)

 

[Sidang Mahmilub G30S] Asvi : Jelas targetnya,melenyapkan mereka!* I

 

Propaganda, Teror, Dendam dan Luka Bangsa (Membedah Film #G30S versi Orba / Film Pengkhianatan G30S/PKI )

 

Komik Aji Prasetyo :  Produk Propaganda (Membongkar Hoax Orba)  [pameranonline]  

 

Lubang Buaya Hanya Ada Militer dan Kami Hanya Menjalankan Perintah, Jenderal! [Pengakuan Anggota Cakrabirawa]

 

[Film Dokumenter] Shadow Play: Indonesia’s Years of Living Dangerously – Genosida Politik 1965-1966 

 

Film The Women and The Generals – Maj Wechselmann

 

Melucuti Propaganda Hitam Orba Seakan-akan Komunisme (PKI) Identik Dengan Ateisme, Ajaran Anti Tuhan dan Anti Agama 

Negara Jangan Cuci Tangan : Stop Mengkambinghitamkan Amuk Massa (Konflik Horisontal) dan Menyangkal Keterlibatan Negara (Konflik Vertikal)

**********

Tinjauan/Liputan Media (Resensi) The Army and the Indonesian Genocide Mechanics of Mass Murder – Jess Melvin (Indonesia -Inggris) 

Peneliti Australia Buktikan Keterlibatan Militer dalam Pembunuhan Massal 1965 (#GenocideFiles – Penemuan Dokumen Resmi Militer)

 

Kotak Pandora Dokumen Rahasia AS tentang G30S, Penggulingan Soekarno dan Genosida 1965-1966

Simak 700 ‘entry’ lainnya pada link berikut

Daftar Isi Perpustakaan Genosida 1965-1966

Road to Justice : State Crimes after Oct 1st 1965 (Jakartanicus)

14542544_1036993449746974_4443364972569517121_o

13047818_10209343119272764_8338060706038815101_o13043485_10209343122352841_1135692553504633931_n (1)
Definisi yang diusulkan D. Nersessian (2010) untuk amandemen/ optional protocol Konvensi Anti-Genosida (1948) dan Statuta Roma (2000) mengenai Pengadilan Kejahatan Internasional. (disalin dari Harry Wibowo)
Bookmark and Share

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s