Hendra Gunawan : “Aku Dipenjara”; “12 Tahun Tidak Mandi” [Tapol Kebon Waru 1965-1978]

.

12 Tahun Tidak Mandi

SUDUT PANDANG – Hendra Gunawan
Mengkritik Pemerintah Dengan Karya

Lukisan “Aku di Penjara” (HendraGunawan) – Alya Yura 

 

 

Banjir Drama Pelukis Hendra oleh Chabib Duta Hapsoro (Tinjauan Buku)

Surga Kemelut Pelukis Hendra. Agus Dermawan T. Kepustakaan Populer Gramedia. 2018.

 

Gejolak Jiwa dalam Sketsa Hendra

Dokumentasi IVAA

Mencermati seluruh karya yang dipamerkan, tampaknya sebagian besar karya Hendra tersebut dibuat saat ia di bui, pada 1965-1978. Pada masa itu, Hendra yang dituduh terlibat dalam Lekra (Lembaga Kebudayaan Rakyat) yang berafiliasi di bawah Partai Komunis Indonesia (PKI) , dijebloskan ke dalam penjara tapol — tahanan politik — di Kebon Waru, Bandung.

 

Late Hendra Gunawan’s Sketches Behind Bars (2003)

Dokumentasi IVAA

 

It depicts the yearning embrace of a man for a woman. Even if the sketch does not contain any signature or date, we can guess that the figure with a reverse-trangle-shaped beard must be artist himself.

 

Sang “Pelukis Rakyat” – historia.id

Sukarno disambut gelandangan di acara pembukaan pamerannya.

 

 

“Saya masih ingat, Bapak dijemput tentara di Ciparay pada Desember 1965.” Itulah tutur Karmini, istri pelukis Hendra Gunawan. Sejak itulah Hendra dimasukkan ke sel tapol (tahanan politik) Kebon Waru, Bandung, tanpa pengadilan sama sekali. Dan sejak itu pula, namanya masuk lembaran hitam sejarah Indonesia. Ia dituduh sebagai seniman pencedera bangsa lantaran dalam hidupnya pernah sangat bersahabat dengan para seniman Lekra (Lembaga Kebudayaan Rakyat), organisasi onderbouw PKI (Partai Komunis Indonesia).

dari  Menyoal Stigma Hendra

Agus Dermawan T ; Penulis Buku
‘Hendra Gunawan,

A Great Modern Indonesian Painter‘TEMPO.CO, 02 Oktober 2013

 

Astri Wright, “Hendra Gunawan returns to Indonesian public” (2001) –The Jakarta Post

 

 

 

AstriWright, “Hendra Gunawan: Styles, Themes and Vision.” (In Dermawan Tand Wright, 2001)

 

 

100 Tahun Maestro Hendra Gunawan– Misbach Tamrin*

Seniman lukis yang bergiat di Sanggar Bumi Tarung

 


100 TAHUN HENDRA GUNAWAN : Satu Kisah dari Kebon Waru – Surabaya Bisnis

 

 

Must-Sees at Hendra Gunawan’s’Prisoner of Hope’ Retrospective – the Jakarta Globe

 

 

 

Lukisan karya Hendra Gunawan, Pelukis Maestro Indonesia
 

Dokumentasi 128 Karya Hendra Gunawan – dokumentasi IVAA




simak 700 ‘entry’ lainnya pada link berikut

Daftar Isi Perpustakaan Genosida 1965-1966

Road to Justice : State Crimes after Oct 1st 1965 (Jakartanicus)

 

 

13047818_10209343119272764_8338060706038815101_o13043485_10209343122352841_1135692553504633931_n (1)

 

Definisi yang diusulkan D. Nersessian (2010) untuk amandemen/ optional protocol Konvensi Anti-Genosida (1948) dan Statuta Roma (2000) mengenai Pengadilan Kejahatan Internasional. (disalin dari Harry Wibowo)
Bookmark and Share

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s