Sulami eks – Sekretaris Jenderal II Gerwani, Perempuan Pejuang Yang Tak Pernah Menyerah

“Saya Rasa Ini Sulit Untuk Dihilangkan, Sulit Untuk Dihilangkan.” [Sulami]

*sebagai Kettua Lembaga Penelitian Korban Pembunuhan 1965-1966

menit 22.20 –  26.53

 

Sulami Dalam Film Mass Grave

mulai menit 7.25 dan menit 13.15

 

The Woman dan General

menit 22.10 tentang aksi landreform/kaum tani

o
foto sampul karya : Dewi Candraningrum

 

#PerpustakaanOnlineGenosida65_66 #55TahunGenosida65_66
Ini hanya sepenggal cerita lega rasanya

Meski hanya sepenggal,

Tetapi

cerita ini datang dari

kengerian yang melaut.

Duka siksa mati manusia yang

menanggung

pengorbanan yang tiada habisnya

Kini telah kutulis.

Betapa tidak.

Anak manusia

ratusan ribu mati disiksa,

ratusan ribu masuk penjara,

terdampar di pulau buangan,

bergulat dengan tanah hutan

Di bawah ancaman ular sanca.

Ibu mati ayah pun mati,

Ibu dibui ayah pun dibui,

Anak-anak melata sendiri.

Anak gadis diperkosa,

Hamil tak terjaga,

Dihardik anak keparat,

Keluar dari sekolah!

Bedebah! …

 

 

Tahun satu sembilan tujuh delapan

Ibu dan ayah pulang dari bui,

tetapi yang mati tak kembali

Hilang tanpa rimba,

mati tanpa saksi,

hukum rimba mengadili.

Itu demokrasi?!

Itu Pancasila?!

Itu hak azasi?!

Anak cucu bisa berkata:

Bukan!

Itu jahanam!

Batara Kala

Masih mencari mangsa,

Mencari,

di mana pemburu hak azasi.

Demokrasi ekonomi,

Keadilan sosial,

Kebenaran berpendapat,

Menulis dan kreasi –

Itulah mangsanya.

 

 

Sulami.[2] (Former Third Secretary of

Gerwani, imprisoned 1967-84.)

 

 

Disalin dari A Fragment of a Story: Gerwani and Tapol Experiences – Annie Pohlman

http://intersections.anu.edu.au/issue10/pohlman.html

Catatan SULAMI Mantan SEKJENNAS GERWANI : BEBERAPA PENDAPAT BERDASARKAN PENGALAMAN AKAN GERAKAN WANITA REVOLUSIONER –Sulami

 

Narasi Sulami versus Narasi Orde Baru – Ruth Indiah Rahayu

kajian atas novel Menanti Rembulan Ndadari (A Waiting Full Moon) (belum diterbitkan)

 

PEREMPUAN YANG TAK PERNAH MENYERAH TAK PENAH MENCAMPAKKAN MIMPI – HAIRUS HALIM

 

 

Sulami, Sang Srikandi Merah – Berdikarionline

 

Sulami, Sosok perempuan revolusioner yang senantiasa berjuang demi kaumnya – Sumanto 

Beberapa buku karya Ibu Sulami  (sumber Sumanto diatas)

  1. “Si Bagus Menentang Arus” Sepenggal Cerita Masa Lalu, Penerbit : Cipta Lestari, Jakarta, Juni 2001
  2. ” Merentang Purnama” Sragen di duduki Belanda, Penerbit : Cipta Lestari, Jakarta, Januari 2001
  3. “Perempuan-kebenaran dan Penjara” Kisah nyata wanita dipenjara 20 tahun karena tuduhan makar dan subversi,  Penerbit : Cipta Lestari, Juni 1999
  4. “Perempuan Dalam Arus Zaman” (Buku Seri ke-2 tentang Kartini), Penerbit : Cipta Lestari, Agustus 2001
  5. “Kebenaran tentang Gerwani, Aspek Gender Rezim Soeharto”, Rangkuman : WF. Wertheim, Sulami dan Sri Suharti, Penerbit : Cipta
    Lestari, Maret 2002
713e5-0c
tinjauan buku
simak pula

simak 950 ‘entry’ lainnya pada link berikut

Daftar Isi Perpustakaan Genosida 1965-1966

Road to Justice : State Crimes after Oct 1st 1965 (Jakartanicus)

 

14542544_1036993449746974_4443364972569517121_o

13047818_10209343119272764_8338060706038815101_o13043485_10209343122352841_1135692553504633931_n (1)
Definisi yang diusulkan D. Nersessian (2010) untuk amandemen/ optional protocol Konvensi Anti-Genosida (1948) dan Statuta Roma (2000) mengenai Pengadilan Kejahatan Internasional. (disalin dari Harry Wibowo)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s