Para Seniman Ekspresikan Sejarah Kelam 1965-1966 Melalui Karya Seni : “Kenangan, Kehilangan, Trauma, Protes dan Rekonstruksi Memori Keluarga” *Generasi Kedua & Ketiga

GENERASI KETIGA

 

 

1001 Martian Homes : Permenungan dan Imajinasi Tintin Wulia Ini Bermula Dari ‘Hilangnya’ Sang Kakek di Tahun 1965 

Tintin Wulia Exhibition : Subtext – after Kawara’s Title, 1965 (2019)

 

 

Kenangan, Ingatan dan Rekonstruksi Memori Keluarga, Karya Rupa Maharani Mancanegara (Interupsi Dalam Sejarah; Parodi Partikelir Penjara Koblen)

(Karya Rupa/Instalasi)

 

 

Rangga Purbaya : Surat Kepada Seseorang Yang Hilang/Letter To The Lost One (pameran online)

(Fotografi)

C’est La Vie (Itulah Hidup) – Film Pendek Ratrikala Bhre Aditya (2017). 

 

 

Menara Ingatan – Musik Kontemporer Yennu Ariendra

(Musik)

Cerita tentang Mbah Sirin Kakekku, Farid Stevy : Setelah 55 Tahun Merindukan dan 11 Tahun Terakhir Mencari….. 

 (Multi Media)

 

Buku Harian Keluarga Kiri : Menulis Kisah Hidup Kakek, Menyingkap Tirai Propaganda *Novel Dhianita Kusuma Pertiwi 

 

buku harian

GENERASI KEDUA

 

Dadang Christanto 1965 Artspace : Kehilangan, Trauma Hingga Protes dan Memorialisasi Genosida 1965-1966 

 

Dadang Christanto : Genocide 1965-1966 [IN RED; DARAH ITU MASIH SEGAR JENDERAL]

 

Dadang Christanto : Indonesia Genocide and  Painted Black on Their Faces [Pameran Online] 

(Lukisan dan Karya Instalasi)

 

 

‘Dance of the Missing Body’ : Mengenali Tubuh Menari dan Sejarah Kekerasan bersama Rachmi Diyah Larasati  

(Tari)

Penjagal Itu Telah Mati – Cerpen-cerpen Gunawan Budi Susanto

(Kumpulan Cerpen)

Novel ‘dari dalam kubur’ Karya Soe Tjen Marching (Diskusi dan Tinjauan Buku) 

simak 1200 ‘entry’ lainnya pada link berikut

Daftar Isi Perpustakaan Genosida 1965-1966

Road to Justice : State Crimes after Oct 1st 1965 (Jakartanicus)

14542544_1036993449746974_4443364972569517121_o
13047818_10209343119272764_8338060706038815101_o13043485_10209343122352841_1135692553504633931_n (1)
Definisi yang diusulkan D. Nersessian (2010) untuk amandemen/ optional protocol Konvensi Anti-Genosida (1948) dan Statuta Roma (2000) mengenai Pengadilan Kejahatan Internasional. (disalin dari Harry Wibowo)
Bookmark and Share

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s