[Film Dokumenter ] Jalan Menuju Holocaust Nazi dan Genosida 1965-1969 (* serta Kamp-Kamp Konsentrasi / Kuburan Massal)

 

Cita-cita tentang Indonesia yang demokratis, yang menjunjung tinggi perikemanusiaan dan perikeadilan, yang meniscayakan kebhinekatunggalikaan, sejak September 1965 terkubur bersama jutaan bangkai manusia sebangsa.  Setelah September 1965, kita seperti orang mabuk yang berjalan terseok-seok, kumuh, dan sering beringas dalam menggapai dan merumuskan identitas sebagai sebuah bangsa. Tapi mengherankan, tidak banyak studi yang dilakukan dalam masa-masa paling gelap itu. Tidak ada ’seujung kuku’ jika dibandingkan dengan, misalnya, studi tentang Holocaus Nazi/Hitler terhadap bangsa Yahudi di Jerman pada masa Perang Dunia II. Padahal, Peristiwa G30S 1965 dan yang menyertainya, merupakan tragedi kemanusiaan terbesar kedua setelah Holocaus dalam rentang skala, waktu, dan jumlah korban yang ditimbulkannya. Kita seperti ingin melupakannya ketimbang merenungkannya, ingin membantahnya ketimbang  memahaminya. 

disalin dari pengantar liputan wawancara John Rossa

https://indoprogress.com/2012/09/wawancara-2/

 

 

The Path to Nazi Genocide

 

Narasi bisa disimak juga dalam bentuk teks
di

https://www.ushmm.org/learn/introduction-to-the-holocaust/path-to-nazi-genocide/the-path-to-nazi-genocide/full-film

kompilalasi [Documentary] German Concentration Camps

Auschwitz Concentration Camp Reel 1 (1945)

 
 
 

Auschwitz Concentration Camp Reel 2 (1945)

Holocaust Buchenwald Concentration Camp
Uncovered (1945) | British Pathé

 

Dachau Concentration Camp: World War II
(1945) | British Pathé

 

(dalam bahasa Indonesia)
 
 
 
GENOSIDA 1965-1966
 
 
*catatan : bila dalam Holocaust Nazi kamp konsentrasi sekaligus kamp pembunuhan massal baik melalui kamar gas maupun teknik hukuman mati lainnya disamping karena kelaparan dan penyakit, dalam hal genosida 65-66 pembunuhan massal terjadi di luar kamp konsentrasi, melalui penculikan dan kemudian dibunuh, pembantaian di depan publik maupun tapol yang dibon dari penjara-penjara dan diserahkan kepada milisi-para militer untuk dibantai ditempat-tempat sepi dan malam hari entah itu hutan, luweng maupun sungai-sungai
 
 
 

JALAN MENUJU GENOSIDA

 

The Shadow Play (CIA roles in Indonesian Killings of 1965-1966)
 
 
 

SENYAP (The Look Of Silence) 

 

 

 

 

Road to Justice : State Crimes after Oct 1st 1965 (Jakartanicus)

 

 

Testimoni Lukito seorang tentara yang diperintah untuk mengeksekusi korban dan Martono yang menjadi saksi penyiksaan korban dan kemudian dipaksa untuk menjadi ‘petugas’ pembuangan mayat 






 

simak 400 ‘entry’ lainnya pada link berikut

Daftar Isi Perpustakaan Genosida 1965-1966

14542544_1036993449746974_4443364972569517121_o

 

13047818_10209343119272764_8338060706038815101_o13043485_10209343122352841_1135692553504633931_n (1)

 

Definisi yang diusulkan D. Nersessian (2010) untuk amandemen/ optional protocol Konvensi Anti-Genosida (1948) dan Statuta Roma (2000) mengenai Pengadilan Kejahatan Internasional. (disalin dari Harry Wibowo)
Bookmark and Share

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s